Mata Banua Online
Minggu, Februari 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Barang Murah di E-commerce Itu ‘Buangan’ China

by matabanua
4 Oktober 2023
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki men­duga murahnya barang-barang ya­ng dijual di bawah harga pokok pen­jualan (HPP) di e-commerce berasal da­ri barang impor ilegal dan hasil dum­ping yang diimpor dari China.

Teten menjelaskan, serbuan pro­duk-produk murah dari China yang di­ju­al di bawah HPP dalam negeri me­n­ye­babkan produk lokal dari industri mau­pun UMKM dalam negeri sulit ber­saing.

Berita Lainnya

Otorita Siapkan Jalan Akses Utama KIPP IKN

Otorita Siapkan Jalan Akses Utama KIPP IKN

12 Februari 2026
Danantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda

Danantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda

12 Februari 2026

“Kami sudah bahas kenapa di ‘platform online’ itu banyak sekali ba­rang murah yang dijual di bawah HPP, ke­mungkinan dua hal. Satu, barang ter­sebut dari negaranya sudah di-dum­ping,” kata Teten saat ditemui di Istana Ke­presidenan Jakarta.

Teten menilai bahwa perekonomian Chi­na saat ini sedang melemah, namun di sisi lain produksi manufaktur harus te­rus berjalan. Untuk mengeluarkan ba­rang tersebut dari China, Indonesia men­jadi negara sasaran barang dum­ping atau dijual lebih murah dari harga pa­saran di China.

Selain itu, Teten juga mengindikasi bah­wa banyak produk dari China ma­suk secara ilegal ke Indonesia. Hal itu ter­lihat dari data jumlah ekspor barang-ba­rang China ke Indonesia yang lebih be­sar dari catatan impor barang China ya­ng masuk ke Indonesia.

“Artinya ada yang tidak tercatat di da­ta impor kita. Di data ekspor Chi­na­nya ada, lebih besar, di kita di­ca­tat­nya lebih kecil, berarti kan ada yang ilegal,” katanya.

Oleh karena itu, Teten me­ng­a­ta­kan, Presiden Joko Widodo me­me­ri­n­tah­kan Menteri Perdagangan, Menteri Ke­uangan, Kapolri untuk merumuskan tin­dakan untuk mencegah masuknya pro­duk impor murah dari China. Tin­dak­an tersebut bisa berupa revisi ke­bi­jakan importasi, maupun penindakan oleh aparat penegak hukum di la­pangan.

“Jumat kami disuruh Pak Presiden un­tuk segera merumuskan tindakan, ja­di hampir sama reportnya, Pak Men­dag, Menkeu, Kapolri, juga dari kami, da­ri Pak Menko (Perekoomian) me­ng­indikasi memang banyak barang ma­suk ke Indonesia tapi tidak di­la­por­kan,” kata Teten. ant/mb06

 

Tags: E-commerceMenkop UKM
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper