SURABAYA – Gubernur Ka­li­man­tan Selatan, H Muhidin di­wa­kili Sekretaris Daerah Pro­vinsi (Sekdaprov) Kalsel, HM Syarifuddin mendampingi peserta Pelatihan Kepemimpinan Na­si­onal (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII untuk melakukan visitasi ke Jawa Timur.

Rombongan Visitasi Ke­pe­mim­pinan Nasional yang dikuti oleh 60 peserta dari Kalsel dan Kal­teng diterima Sekretaris Da­rah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Ti­mur, Adhy Karyono di Aula Bi­naLoka Adhikara Kantor Guber­nur Jawa Timur, Kamis (6/8).

Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pem­prov Jatim atas penerimaan yang ha­ngat di Kantor Gubernur Jawa Ti­mur peserta PKN.

“Terima kasih pula kepada Di­nas Pertanian dan Ketahanan Pa­ng­an, Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Serta Di­nas Koperasi dan Usaha Mikro Ke­cil dan Menengah Provinsi Ja­wa Timur yang berkenan menjadi lo­k­us bagi 60 peserta PKN an­g­kat­an ke XVIII ini,” ucap Sekda di­dampingi Kepala BPSMD Kal­sel, Faried Fakhmansyah.

Sekdaprov menjelaskan lokus ya­ng dipilih bersesuaian tema PKN tahun 2026 ini, yaitu “Ke­pe­mimpinan Adaptif untuk Me­wu­­judkan Resiliensi di Bidang P­a­ngan, Bencana, Ener­gi, dan Eko­nomi”.

“Empat bidang itu adalah per­soalan yang setiap hari kita ha­dapi, khususnya di Kalsel. Ke­ta­hanan pangan di lahan rawa, ke­ba­karan hutan dan lahan serta ban­jir, pengelolaan energi, dan pe­nguatan usaha mikro,” ka­ta­nya.

Sekdaprov berharap mudah-mud­ahan kesempatan ini dapat kit­a manfaatkan sebaik-baiknya un­tuk saling bertukar peng­a­lam­an, gagasan serta bagaimana se­bu­ah inovasi diputuskan, dibia­yai dan dipertahankan.

Selain itu, menurut Sekda, Vi­sitsi Kepemimpinan Nasional ka­li ini juga dapat belajar bersama m­e­ngenali dengan cepat kendala ya­ng dihadapi, bukan hanya ke­ber­hasilannya saja.

Sementara itu, Sekdaprov Ja­wa Timur, Adhy Karyono men­yam­but baik visitasi yang dila­ku­kan oleh peserta PKN Ang­kat­an XVIII asal Kalimantan Se­la­tan ini.

“Kami terimakasih, Jawa Ti­mur sudah menjadi lokasi visitasi dan akan siapkan bahan agar bisa di­pelajari masing-masing lokus ya­ng dituju para peserta. Selain itu, juga memberikan kesem­pat­an ke­pada peserta untuk bisa ber­dis­kusi agar bisa mengambil so­lusi terhadap persoalan yang ada di Kalsel,” ucap Adhy.

Pertemuan berlanjut pada vi­sitasi langsung ke lokus-lokus yng sudah ditetapkan untuk ma­sing-masing kelompok. Ada ya­ng ke Dinas Pertanian dan Ke­tahanan Pangan, Badan Pe­na­ng­gulangan Bencana Daerah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mi­ne­ral, maupun ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Ti­mur. rin/adpim/ani