BATULICIN-Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati turun langsung dalam pencarian korban hilang yang diduga diterkam buaya, di Sungai Sela, Desa Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu.
Ia turut memberikan dukungan kepada tim lapangan yang akan melakukan pencarian di lokasi hilangnya korban. Selain itu, dirinya berharap, korban bisa segera ditemukan oleh tim lapangan sehingga tidak menimbulkan rasa takut atau trauma terhadap warga sekitar.
“Tentu harapan kita agar korban bisa segera ditemukan, dan seluruh regu yang mencari bisa diberikan keselamatan dan kelancaran,” ujar Yulian Herawati, Senin (13/7/2026).
Ia juga melihat kelengkapan alat untuk menunjang pencarian korban hilang. Yulian berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi di Tanah Bumbu dan meminta agar masyarakat bisa menjaga anak dan mengurangi aktivitas di sekitaran sungai tersebut.
“Semoga tidak kejadian lagi, dan warga kita himbau bisa menjaga anak-anak untuk tidak bermain di area sungai,” tutupnya.
Sementara itu, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan diduga diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup pada Senin (13/7).
Korban diketahui berinisial AR (15), warga Desa Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Minggu (12/7) sekitar pukul 20.00 WITA setelah diduga diterkam buaya saat berada di sekitar sungai. Informasi kejadian diterima Unit Siaga SAR Batulicin pada pukul 22.12 WITA dan segera ditindaklanjuti dengan pengerahan tim rescue ke lokasi kejadian.
Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pada pukul 07.00 WITA untuk menentukan strategi pencarian yang efektif dan efisien. Operasi dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu serta pemantauan di sepanjang bantaran sungai, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat lokasi merupakan habitat buaya dan memiliki arus sungai yang deras.
Pada pukul 12.35 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada jarak sekitar 7,5 kilometer dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Puskesmas Karang Bintang untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang sebelum diserahkan kepada keluarga.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa keberhasilan penemuan korban merupakan hasil sinergi seluruh unsur SAR gabungan yang bekerja tanpa henti sejak laporan diterima.
“Korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi pencarian dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban telah dievakuasi ke Puskesmas Karang Bintang untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,”
ujar I Putu Sudayana.
Ia turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi.{[alf/mb03]}
