TANJUNG- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar sosialisasi Pendaftaran Penduduk Non Permanen (PNP) bagi Lurah dan Ketua RT se-Kabupaten Tabalong, bertempat di Pendopo Bersinar, Selasa (14/7).

Kegiatan ini diikuti oleh 156 Ketua RT berasal dari 10 Kelurahan dengan tiga Kecamatan, yakni Murung Pudak, Tanjung, dan Kelua.

“Kami menganggap hal ini penting karena para Lurah dan Ketua RT inilah yang bersinggungan langsung dengan penduduk non permanen ini dengan segala persoalan di lapangan,” kata Kepala Disdukcapil, Rowie Rawatianice.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan data konsolidasi bersih semester I Tahun 2025 ada sebanyak 271.216 jiwa tersebar di 12 Kecamatan, 131 Desa dan Kelurahan di Tabalong.

“Namun fakta dilapangan diyakini jumlah penduduk yang tinggal di Tabalong lebih besar dari 217.216 jiwa tersebut,” ujarnya.

Karena, berdasarkan data dalam SIAK per 12 Juli 2026 tercatat total PNP di Tabalong 3.541 jiwa terdiri 1.266 jiwa PNP aktif, 2.275 jiwa PNP Non Aktif.

“Kita doakan mudah-mudahan mereka semua ini bisa menjadi warga Kabupaten Tabalong,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan sosialisasi ini sangat penting dilakukan.

“Karena perhitungan dana alokasi umum yang masuk ke daerah kita ini berdasarkan dengan jumlah penduduk,” ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila tidak di update yang diterima sesuai apa yang dilaporkan, misalnya ada 217.216 jiwa padahal kenyataan mungkin 300 ribu jiwa.

“Berarti dana alokasi umum yang masuk berkurang. Maka dari inilah kita perlu bantuan para Ketua RT Kelurahan,” tuturnya.

Menurutnya, alasan sosialisasi ini ditujukan kepada Ketua RT Kelurahan disebabkan karena rata-rata PNP tinggal di daerah perkotaan.

“Misalnya dia menetap punya keluarga dan anaknya mendapatkan beasiswa itu tidak bisa karena harus ber KTP Tabalong. Nah hal inilah yang harus disampaikan oleh bapak-ibu Ketua RT kepada warganya,” pungkasnya.yan/rds