BANJARMASIN – Diterima sebagai satu-satunya siswa di SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin tahun 2006/2027, Nazwa Talita mengikuti kegiatan Masa Oengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7).

Pihak sekolah memutuskan agar Nazwa Talita ikut bergabung MPLS bersama siswa-siswi SDN Teluk Dalam 9 yang berdampingan dengan sekolahnya.

Nazwa juga semangat hadir ke sekolah dengan seragam merah putihnya. Dia juga semangat mengikuti arahan guru.

Plt Kepala Sekolah SDN Teluk Dalam 10, Arief Rahman Hakim mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir jumlah pendaftar di SDN Teluk Dalam 10 sepi. Hal ini diduga disebabkan adanya perubahan demografi hingga banyaknya pilihan sekolah di sekitar lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya sosialisasi, mulai dari penyebaran informasi melalui media sosial, pembagian brosur, hingga jemput bola dengan mendatangi lingkungan sekitar sekolah.

“Secara internal kami sudah melaksanakan pelayanan sesuai mekanisme. Sosialisasi sudah dilakukan, termasuk melalui media sosial dan jemput bola ke masyarakat,” ujar kepala sekolah.

Jadi, lanjut dia, rendahnya jumlah pendaftar bukan disebabkan kurangnya sosialisasi. Sekolah memperkirakan perubahan persebaran penduduk menjadi salah satu penyebab utama. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak keluarga usia produktif berpindah ke kawasan pinggiran kota sehingga jumlah calon peserta didik di wilayah sekolah itu berkurang.

Di sisi lain, masyarakat juga memiliki lebih banyak pilihan lembaga pendidikan. Di sekitar sekolah terdapat sekolah negeri lain, sekolah swasta, hingga madrasah sehingga orang tua dapat memilih sesuai kebutuhan dan kepercayaan mereka terhadap kualitas layanan pendidikan.

“Setiap sekolah memiliki karakteristik yang berbeda. Pada akhirnya orang tua yang menentukan sekolah mana yang mereka percaya untuk memberikan pendidikan kepada anaknya,” katanya.

Sebelum pelaksanaan penerimaan murid baru, seluruh sekolah juga telah berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan dan para pengawas sekolah. Koordinasi itu dilakukan agar seluruh satuan pendidikan memberikan pelayanan yang sama kepada masyarakat serta menjalankan proses penerimaan murid baru sesuai ketentuan yang berlaku. via