BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin masih menunggu hasil review desain Jembatan Cemara Ujung–Sungai Andai (Cusa). Hal itu lantaran sebelumnya pernah terjadi amblas pada oprit jembatan akibat erosi tanah.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Chandra Iriandhy Wijaya mengatakan, pihaknya harus melakukan review desain untuk memastikan konstruksi jembatan dapat berfungsi optimal dan aman saat dioperasikan nanti.

Menurut dia, hal ini dilakukan akibat terjadinya ambles pada bagian oprit jembatan di sisi Cemara Ujung maupun Sungai Andai pada 2025.

“Desain yang nanti dipakai harus benar-benar berfungsi dengan optimal,” kata Chandra.

Dijelaskan Chandra, dalam desain yang sedang direview, PUPR akan menambahkan konstruksi pile slab pada akses menuju jembatan, tanpa mengubah fungsi utama bangunan jembatan yang telah berdiri.

Selain konstruksi, PUPR juga menindaklanjuti kasus hilangnya sejumlah baut jembatan akibat pencurian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat empat baut yang hilang dari konstruksi jembatan.

Chandra mengatakan, tiga baut pengganti telah terpasang, sedangkan satu baut lainnya masih dalam proses pemesanan.

“Tiga sudah dipasang, satu lagi masih dipesan dan akan segera dipasang setelah tiba,” katanya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, baut yang dipasang akan dilas sehingga tidak mudah dilepas. Selain itu, pihaknya memasang kamera pengawas (CCTV) di kawasan jembatan guna meningkatkan pengawasan.

Sementara, untuk pekerjaan lanjutan pembangunan CUSA akan dimulai pada awal 2027 setelah proses review desain rampung. “Jika tidak ada kendala, jembatan yang menghubungkan dua kawasan permukiman tersebut ditargetkan dapat difungsikan pada tahun yang sama,” katanya.

Saat ini, akses menuju jembatan masih ditutup dan dilengkapi rambu peringatan. Pihaknya mengimbau masyarakat tidak melintasi jembatan demi keselamatan, hingga seluruh pekerjaan dinyatakan selesai.

“Kami berharap warga bersabar karena jembatan memang belum selesai dan belum bisa dilintasi,” tutup Chandra. via