Mata Banua Online
Kamis, Juni 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

YLKI Soroti Kenaikan Pertamax Mendadak

by Mata Banua
10 Juni 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
SERBU BBM BERSUBSIDI – Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Pasca harga Pertamax naik, masyarakat ramai menyerbu BBM bersubsidi.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengingatkan kenaikan harga bahan bakar min­yak (BBM) harus memperhatikan aspek perlindungan kon­sumen, transparansi, dan dampaknya terhadap mas­yarakat, mulai naik pada Rabu (10/6).

Tercatat, PT Pertamina (Persero) sen­diri baru saja menaikkan harga Per­tamax (RON 92) dari Rp12.300 men­jadi Rp16.250 per liter. Selanjutnya, Per­tamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Berita Lainnya

BGN Diminta Serap Telur Peternak

BGN Diminta Serap Telur Peternak

10 Juni 2026
Bank Kalsel Bertransformasi Jadi Bank Devisa

Bank Kalsel Bertransformasi Jadi Bank Devisa

10 Juni 2026

Setali tiga uang, melalui akun In­sta­gram resminya @bp_idn, SPBU swas­ta itu kini mematok harga BP 92 (RON 92) di level Rp16.670 per liter, na­ik dari sebelumnya, yakni Rp12.390 per liter. Lalu, harga BP Ultimate naik da­ri Rp12.930 menjadi Rp17.240 per liter.

Sekretaris Eksekutif YLKI Rio Priambodo mengatakan, kenaikan har­ga Pertamax dan Pertamax Green yang dilakukan secara mendadak me­nim­bul­kan keterkejutan di tengah masyarakat.

Pihaknya menyesalkan peng­u­mum­an kenaikan harga yang dilakukan seca­ra mendadak tanpa pemberitahuan ya­ng memadai kepada masyarakat. Se­bagai produk yang digunakan secara luas dan berdampak tehadap peng­e­lu­aran rumah tangga, perubahan harga seharusnya disampaikan secara lebih trans­paran dan memberikan waktu yang cu­kup bagi konsumen untuk men­ye­su­aikan keputusan ekonominya.

“YLKI mendesak Pertamina dan Pe­me­rintah membuka secara lebih rinci for­mula dan komponen pembentuk harga sehingga konsumen dapat me­ma­­hami alasan penyesuaian harga ter­sebut,” kata Rio.

Dia menilai, kenaikan harga Per­tamax berpotensi mendorong per­pin­dah­an sebagian konsumen ke BBM sub­sidi ykni Pertalite. Adapun harga Per­talite tetap dijual Rp10.000 per liter ali­as tidak anik, sedangkan Biosolar te­tap dipatok Rp6.800 per liter.

Menurut Rio, kondisi ini harus di­anti­sipasi secara serius oleh pemerintah dan Pertamina. Ini agar tidak me­nim­bul­kan lonjakan permintaan yang be­ru­jung pada antrean panjang, pem­batasan distribusi, atau bahkan ke­la­ngkaan BBM di sejumlah wilayah. “Ja­ngan sampai masyarakat yang memang berhak memperoleh BBM subsidi ju­s­tru menjadi pihak yang palng di­ru­gikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rio menuturkan bah­wa kenaikan harga BBM selalu me­mi­liki efek berantai terhadap biaya trans­portasi, distribusi barang, dan pe­ng­e­lu­aran rumah tangga.

Menurutnya, kelompok masyarakat ke­las menengah menjadi kelompok ya­ng paling terdampak karena tidak me­nik­mati subsidi BBM namun harus me­na­nggung kenaikan biaya energi. Oleh karena itu, pemerintah perlu me­ng­an­tisipasi dampak inflasi dan menjaga sta­bilitas pasokan serta harga BBM yang men­jadi pnopang aktivitas ekonomi masyarakat.

YLKI juga menegaskan bahwa ke­naikan harga harus dibarengi dengan pe­ningkatan kualitas layanan yang di­ra­sakan langsung oleh konsumen. Rio menekankan bahwa masyarakat berhak mem­peroleh jaminan kualitas BBM, kemudahan akses, keandalan distribusi, akurasi takaran, serta pelayanan yang leb­ih baik di SPBU. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper