Mata Banua Online
Kamis, Juni 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bank Kalsel Bertransformasi Jadi Bank Devisa

by Mata Banua
10 Juni 2026
in Advertorial, Bank Kalsel, Ekonomi & Bisnis
0
AUDENSI PWI – Direktur Utama Bank Kalsel, Fakhrudin dan jajarannya saat menerima audensi Pengurus PWI Kalsel.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Komitmen Bank Kalsel untuk ber­tran­s­for­ma­si menjadi bank devisa segera me­masuki tahap akhir.

Bank Pembangunan Dae­rah mi­lik Pemerintah Provinsi Ka­li­man­tan Selatan tersebut me­nar­get­kan mulai beroperasi sebagai bank devisa pada 17 Juni 2026.

Berita Lainnya

YLKI Soroti Kenaikan Pertamax Mendadak

YLKI Soroti Kenaikan Pertamax Mendadak

10 Juni 2026
BGN Diminta Serap Telur Peternak

BGN Diminta Serap Telur Peternak

10 Juni 2026

Kepastian itu disampaikan Di­rektur Utama Bank Kalsel, Fakhrudin saat menerima au­di­en­si pengurus Persatuan War­ta­wan Indonesia Kalimantan Se­la­tan di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin, Selasa (9/6).

Fakhrudin mengatakan se­lu­ruh persiapan menuju ope­ra­si­o­nal bank devisa telah dilakukan.

Saat ini Bank Kalsel tinggal me­nuntaskan tahapan akhir se­be­lum resmi memberikan la­yan­an transaksi valuta asing dan ke­g­iatan perbankan internasional la­in­nya.

Menurutnya, proses menjadi bank devisa memerlukan per­ja­lan­an panjang dan pemenuhan ber­bagai persyaratan regulator.

Setelah memperoleh izin prin­sip pada akhir Desember 2025, Bank Kalsel harus me­me­nu­hi puluhan persyaratan ad­mi­nis­tratif, operasional, manajemen ri­siko, teknologi informasi, ke­pa­tuhan, hingga kesiapan sumber da­ya manusia sebelum men­da­pat­kan izin operasional.

Status bank devisa me­mu­ng­kin­kan bank melakukan berbagai la­yanan transaksi dalam mata ua­ng asing, seperti transfer in­ter­na­sional, pembukaan rekening va­luta asing, transaksi ekspor-im­por, remitansi, hingga layanan pe­n­dukung perdagangan in­ter­na­si­onal sesuai ketentuan regulator.

Fakhrudin menyampaikan ke­berhasilan tersebut tidak ter­le­pas dari dukungan pemerintah dae­rah dan seluruh pemangku ke­pentingan di Kalimantan Se­latan.

“Kami bersyukur seluruh pro­ses dapat dilalui dengan baik. Ini merupakan hasil kolaborasi dan dukungan dari Pemerintah Pro­vinsi Kalimantan Selatan be­ser­ta seluruh pihak yang selama ini mendukung penguatan Bank Ka­l­sel,” ujar Fakhrudin.

Ia optimistis status baru sebagai bank devisa akan mem­per­kuat daya saing Bank Kalsel se­kaligus membuka peluang bis­nis yang lebih luas.

“Dengan menjadi bank de­vi­sa, kami memiliki ruang yang le­bih besar untuk melayani ke­bu­tuhan masyarakat dan dunia usa­ha, termasuk sektor per­da­ga­ng­an internasional. Kami ber­ha­rap hal ini dapat meningkatkan ki­nerja perusahaan sekaligus mem­berikan kontribusi yang le­bih besar bagi pembangunan Ka­li­mantan Selatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fakhrudin juga berharap sinergi an­tara Bank Kalsel dan insan pers, khususnya PWI Ka­li­man­tan Selatan, dapat terus terjalin da­lam mendukung pen­ye­bar­lu­as­an informasi pembangunan dae­rah.

Sementara itu, Ketua PWI Ka­limantan Selatan, Zaenal Helmie, menyambut positif ren­cana operasional Bank Kalsel se­ba­gai bank devisa.

Menurutnya, langkah ter­se­but sejalan dengan potensi eko­no­mi Kalimantan Selatan yang di­dukung sektor pertambangan, per­kebunan, perdagangan, dan ber­bagai sumber daya alam la­in­nya.

“Kami mengapresiasi ca­pai­an Bank Kalsel yang segera men­jadi bank devisa. Kehadiran layanan perbankan internasional ini diharapkan mampu men­du­kung aktivitas ekonomi daerah, memperkuat investasi, serta men­dorong pertumbuhan eko­no­mi Kalimantan Selatan ke de­pan,” kata Zaenal Helmie.

Dengan status bank devisa, Bank Kalsel diharapkan dapat mem­perluas layanan kepada pelaku usaha, eksportir, in­ves­tor, dan masyarakat yang mem­bu­tuhkan transaksi lintas negara, sekaligus memperkuat peran se­ba­gai motor penggerak perek­ono­mi­an daerah. adv/rds

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper