
JAKARTA – Mayoritas harga pangan nasional tercatat mengalami kenaikan sehari setelah Hari Raya Iduladha. Kenaikan harga terjadi pada komoditas bawang hingga cabai. Namun, beras dan minyak mulai melandai.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Kamis, rata-rata harga beras dari seluruh kualitas dari bawah hingga kualitas super mencatat kenaikan. Beras kualitas bawah I tercatat naik 6,85% ke Rp15.600 per kilogram. Sejalan, beras kualitas bawah II naik 7,96% ke Rp15.600 per kilogram.
Selanjutnya, beras kualitas medium I juga naik 4,02% ke Rp16.800 per kilogram, sementara kualitas medium II naik 9,38% ke Rp17.500 per kg. Adapun, kualitas super I ikut naik 8,6% ke Rp18.950 per kilogram dan kualitas super II turun 8,26% keRp18.350. Kenaikan harga yang cukup tinggi masih terjadi pada komoditas bawang. Harga bawang merah ukuran sedang tercatat melonjak 11,75% ke Rp53.750 dan harga bawang putih naik 23,45% ke Rp47.900 per kilogram.
Harga cabai juga kompak naik dengan cabai merah besar mencapai Rp68.550 per kg, atau naik 21,87%, cabai merah keriting tembus Rp65.700 per kg atau naik 22,11%. Selain itu, harga cabai rawit hijau dan cabai rawit merah bervariasi.
Harganya cabai rawit turun 11,03% ke Rp48.000 per kg dan cabai rawit merah naik 8,09% ke Rp78.800 per kg. Harga daging sapi justru mencatat penurunan setelah Hari Raya Iduldha.
Untuk daging sapi kualitas I harganya menembus Rp131.050 per kg, sedangkan daging sapi kualitas 2 harganya mencapai Rp122.200. Di sisi lain, harga daging ayam ras segar juga melonjak tajam 32,38% hingga harganya menembus Rp51.100 per kg dan harga telur ayam ras segar naik 14,89% ke Rp35.100 per kg. bisn/mb06

