
BANJARMASIN- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),Nor Fajri, S.E. berharap mudah-mudahan penanganan banjir di wilayah pesisir Amuntai dapat segera direalisasikan sesuai kesepakatan antara enam kabupaten bersama gubernur beberapa waktu lalu.
Hal tersebut diyakini oleh dapat mengurangi dan mengurai terjadi banjir yang selama ini “menghantui” Amuntai.
“Kami berharap langkah-langkah penanganan tersebut bisa dilaksanakan secepatnya, terutama pembangunan saluran-saluran pengurai aliran air atau pengalihan arus dari Sungai Tabalong dan Sungai Balangan,”ujar Nor Fajri di Banjarmasin,Kamis (21/5).
Harapannya, upaya tersebut dapat mengurangi intensitas banjir di Amuntai. Namun demikian, semua ini juga sangat bergantung pada kondisi di wilayah hulu, khususnya di Kabupaten Tabalong dan Balangan.
Sebab, meskipun di wilayah bawah—terutama di Amuntai—sudah dilakukan pengalihan arus atau pembangunan saluran pengurai, apabila kondisi di hulu tidak terkendali, kemungkinan banjir masih tetap dapat terjadi.
“Meski begitu, kami berharap setidaknya dengan adanya saluran pengurai dan pengalihan arus dari Sungai Tabalong dan Balangan, konsentrasi debit air yang masuk ke Amuntai dapat berkurang sehingga dampak banjir bisa semakin diminimalkan.,” jelasnya.
Kondisi Amuntai sendiri saat ini memang cukup memprihatinkan.rds

