
TANJUNG-Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Firman Yusi, SP, memanfaatkan masa reses untuk menghadirkan pasar murah bagi masyarakat di daerah pemilihannya.
Kegiatan reses sendiri berlangsung pada 13–20 Mei 2026 dengan total 16 titik kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat.
Dari seluruh rangkaian reses tersebut, pasar murah diselenggarakan di dua lokasi, yakni di Kota Tanjung pada 14 Mei 2026 dan di Kelurahan Pembataan pada 19 Mei 2026.
Firman Yusi menyampaikan, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan akibat dinamika geopolitik global serta dampak cuaca ekstrem yang memengaruhi harga kebutuhan pokok.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil,” ujarnya.
Dalam pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok disediakan dengan harga lebih rendah dari pasaran, antara lain minyak goreng, gula, dan tepung.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan warga memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih ramah di kantong.
Khusus pada kegiatan pasar murah di Kota Tanjung, Firman Yusi juga membagikan bibit sayur dan buah kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Kami berharap masyarakat bisa mulai menanam sendiri kebutuhan sayur dan buah di pekarangan rumah. Selain hemat, ini juga menjadi langkah kecil memperkuat kemandirian pangan keluarga,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses yang dipadukan dengan aksi nyata seperti pasar murah dan pembagian bibit, Firman Yusi berharap aspirasi masyarakat dapat terserap sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga di daerah pemilihannya.rds
Kegiatan reses sendiri berlangsung pada 13–20 Mei 2026 dengan total 16 titik kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat.
Dari seluruh rangkaian reses tersebut, pasar murah diselenggarakan di dua lokasi, yakni di Kota Tanjung pada 14 Mei 2026 dan di Kelurahan Pembataan pada 19 Mei 2026.
Firman Yusi menyampaikan, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan akibat dinamika geopolitik global serta dampak cuaca ekstrem yang memengaruhi harga kebutuhan pokok.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil,” ujarnya.
Dalam pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok disediakan dengan harga lebih rendah dari pasaran, antara lain minyak goreng, gula, dan tepung.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan warga memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih ramah di kantong.
Khusus pada kegiatan pasar murah di Kota Tanjung, Firman Yusi juga membagikan bibit sayur dan buah kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Kami berharap masyarakat bisa mulai menanam sendiri kebutuhan sayur dan buah di pekarangan rumah. Selain hemat, ini juga menjadi langkah kecil memperkuat kemandirian pangan keluarga,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses yang dipadukan dengan aksi nyata seperti pasar murah dan pembagian bibit, Firman Yusi berharap aspirasi masyarakat dapat terserap sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga di daerah pemilihannya.rds

