
BANJARBARU – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 ini akan menambah tiga lumbung sosial yakni satu lumbung bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan dua dari APBD Kalsel.
“Jika tambahan tiga lumbung sosial tersebut terealisasi, maka Kalsel telah memiliki 53 buah lumbung sosial pada 53 lokasi,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi, SSos di Banjarbaru, Selasa (12/5).
Menurut Madi (sapaan akrabnya) penambahan satu lumbung sosial melalui Kemensos di Pondok Babaris, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sedangkan dua lumbung dari APBD di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Selain itu, di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan kedua desa tersebut telah dibentuk kampung siaga bencana (KSB) tahun 2025 lalu.
Ketika ditanya bufferstock untuk penanganan bencana di Kalsel, Madi menyebutkan saat ini semua lumbung sosial telah disediakan stok penyangga untuk penanganan bencana.
Selain itu, sebut Madi, Dinas sosial kabupaten/kota se-Kalsel juga telah memiliki stok penyangga yang cukup untuk memenuhi kebutuhan penanggulangan bencana.
Ketika ditanya lumbung sosial, Madi menyebutkan saat ini sudah berdiri pada 11 kecamatan di Kabupaten HSS itu antara lain Kecamatan Loksado, Padang Batung, Kandangan, Simpur, Kalumpang, Sungai Raya, Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, Angkinang dan Kecamatan Telaga Langsat.
Sedangkan di Kabupaten Tanbu meliputi Kecamatan Teluk Kepayang, Kusan Hulu, Kusan Tengah, Kusan Hilir, Mantewe, Karang Bintang dan Kecamatan Satui.
Selain itu, lumbung sosial yang sudah berdiri dua buah di Kabupaten Tapin yakni Kecamatan Candi Laras Selatan (CLS) dan Kecamatan Binuang.
Kemudian, empat di Kabupaten Kotabaru yakni Kecamatan Pulau Sembilan, Hampang, Sungai Durian dan Kecamatan Sampanahan, empat di Kabupaten Banjar meliputi Kecamatan Simpang Empat, Materaman, Martapura Timur dan Kecamatan Martapura Barat.
Selanjutnya, tiga buah lumbung sosial di Kota Banjarmasin yakni Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin Timur dan Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Lumbung sosial itu, sebut Madi, merupakan tempat penyimpanan logistik tanggap darurat bencana bagi warga masyarakat yang terdampak bencana sekaligus sebagai upaya pendepatan bantuan darurat bencana digaris terdepan. ani

