Mata Banua Online
Selasa, Mei 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Sembako Makin Mahal, Warga Serbu Pasar Murah

by Mata Banua
11 Mei 2026
in Banjarmasin
0
WARGA muara Kelayan dan sekitarnya antre membeli minyak dan gula pasir dengan harga subsidi.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Ratusan warga di sekitar muara Kelayan Banjarmasin menyerbu pasar murah yang digelar Pemko di Taman Muara Kelayan, Senin (11/5).

Salah satu warga, Wati mengatakan, pasar murah ini sangat dinantikannya mengingat saat ini harga-harga sembako merangkak naik. “Setiap minggu harga sembako semakin naik sejak Idul Fitri tadi, mulai dari beras, minyak, gula, cabe rawit hingga bawang merah dan putih,” ungkapnya.

Berita Lainnya

Polairud Bagikan Sembako ke Warga Bantaran Sungai

Polairud Bagikan Sembako ke Warga Bantaran Sungai

11 Mei 2026
Gelombang II Keberangkatan JCH Mulai Kloter 10

Gelombang II Keberangkatan JCH Mulai Kloter 10

11 Mei 2026

Sementara, Walikota Banjarmasin H M Yamin mengatakan, pasar murah ini dibuka bergantian di setiap kelurahan untuk menekan inflansi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok jelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.

“Pasar murah ini selalu digelar agar masyarakat terbantu dalam mendapatkan harga pokok atau semvako,” ujar Yamin.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian ( Disperdagin) Kota Banjarmasin, Noor Syahdi mengatakan, pasar murah tersebut merupakan kegiatan ke-43 yang dilaksanakan pemko bekerja sama dengan Bulog. “Kami menyediakan 1,000 paket sembako berupa dua liter minyak goreng dan dua likogram gula pasar dengan harga Rp 51 ribu,” ujarnya.

Jika harga normal di pasaran paket mencapai sekitar Rp 75 ribu, masyarakat cukup membayar Rp 51 ribu karena mendapat subsidi sebesar Rp 24 ribu.

Selain paket sembako, tersedia pula beras dan telur dengan harga di bawah pasaran maupun harga distributor. ” Kami harapkan kegiatan ini dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sejumlah bahan pokok, “ujarnya.

Hal ini juga yang upaya efektif menjaga pengendalian inflasi di Banjarmasin. Sebelumnya, Kota Banjarmasin meraih penghargaan sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di Kalimantan Selatan, bahkan tahun lalu menjadi peringkat pertama tingkat nasional.

“Tujuannya yang pertama untuk menekan angka inflasi. Menjelang Iduladha biasanya harga beras, gula dan minyak meningkat, maka kita lakukan pasar murah agar harga tetap stabil,” ujarnya.

Sepanjang tahun lalu, Pemkot Banjarmasin menggelar 175 kali pasar murah dan menargetkan jumlah serupa kembali tercapai tahun ini. Saat ini angka inflasi Kota Banjarmasin berada di level 3,62 persen, lebih rendah dibanding inflasi Kalimantan Selatan sebesar 3,66 persen.

Ia menambahkan, komoditas yang sempat paling memengaruhi inflasi pada awal tahun adalah emas. Namun saat ini kenaikan harga mulai terjadi pada beras dan bawang. Karena itu, pasar murah terus digencarkan agar lonjakan harga dapat ditekan. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper