
BANJARMASIN – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Eddy Khairani menyampaikan, gelombang II keberangkatan jamaah calon haji (JCH) di embarkasinya mulai Kloter 10 dengan tujuan Kota Makkah, Arab Saudi pada tahun 1447 H / 2026 M.
“Sembilan Kloter JCH Embarkasi Banjarmasin masuk keberangkatan gelombang I nasional dengan tujuan Kota Madinah, mulai Kloter 10-19 keberangkatan gelombang II dengan tujuan Kota Makkah,” ujarnya di Banjarbaru, Jumat.
Kloter 10 JCH asal Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar dengan jumlah 360 orang yang diterbangkan dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin dengan tujuan Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi pada 7 Mei 2026 sekitar pukul 17.15 Wita.
“Keberangkatan JCH Kloter 10 berjalan lancar,” ujarnya.
Eddy menyatakan, pemberangkatan jamaah terus dipantau secara ketat agar berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan pemerintah, yakni mulai dari proses masuk asrama, pemeriksaan dokumen, pemeriksaan kesehatan, distribusi gelang identitas hingga kesiapan manifes penerbangan dilakukan secara terkoordinasi.
“Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal. Jamaah mendapatkan pendampingan sejak tiba di embarkasi sampai nantinya diberangkatkan menuju Arab Saudi,” jelasnya.
Eddy juga memastikan seluruh petugas haji telah disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah, terutama menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
“Petugas haji terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar jamaah merasa nyaman sejak di embarkasi hingga nantinya berada di Tanah Suci,” tambahnya.
Keberangkatan JCH Kloter 10 menjadikan jamaah asal Embarkasi Banjarmasin yang sudah berada di Tanah Suci sebanyak 3.593 orang asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Embarkasi Banjarmasin, Kalsel tahun 2026 memberangkatkan jamaah haji sebanyak 19 Kloter, yakni 14 kloter dari Kalsel dan lima Kloter dari Kalteng.
Total jamaah calon haji Embarkasi Banjarmasin sebanyak 6.822 jamaah, yakni Kalsel sebanyak 5.197 orang dan Kalteng sebanyak 1.561 orang. ant

