
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menyiapkan satu ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha tahun ini. Sapi jenis limousin dengan bobot sekitar 1.000 kilogram tersebut merupakan sumbangan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang kabarnya akan diserahkan ke Masjid Agung Miftahul Ihsan Banjarmasin.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Juli Khair mengatakan Masjid Agung Miftahul Ihsan jadi tempat penyerahan, sekaligus pelaksanaan ibadah kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah.
“Bantuan sapi presiden ada di sana nanti untuk penyerahan hingga penyembelihan,” ujar Juli
Menurutnya, sebelum diserahkan ke masjid, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Perikanan (DKP3) akan mewakili Pemko Banjarmasin sebagai penerima bantuan sapi kurban tersebut sekaligus mencek ulang kondisi sapi.
Sementara,Kepala DKP3 Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, sapi kurban tahun ditujukan ke masjid yang belum pernah menerima bantuan kemasyarakatan.
“Jadi berdasarkan arahan wali kota, dipilihlah Masjid Miftahul Ihsan yang merupakan mesjid milik pemko sendiri, ” jelasnya.
Sapi kurban dipilih melalui proses seleksi ketat dengan berkoordinasi bersama Dinas Peternakan di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi. Dari hasil penelusuran, sapi terbaik berasal dari peternak di Kabupaten Banjar dan dinilai memenuhi seluruh persyaratan, termasuk bobot dan kondisi fisik.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita hanya menyiapkan satu ekor, tapi yang kualitasnya terbaik,” ujarnya
Saat ini, kondisi sapi dalam keadaan sehat dan telah melalui pemeriksaan dari daerah asal. Setibanya di lokasi, tim kembali melakukan pengecekan lagi untuk memastikan kelayakan hewan kurban.”InsyaAllah biasanya sehat sebelum dikirim. Paling saat di perjalanan, kita pastikan tetap diperiksa,” katanya.
Menurutnya, distribusi hewan kurban diperkirakan tiba H-1 sebelum Hari Raya Idul Adha. Pemko juga terus memantau perkembangan, termasuk potensi penambahan bobot sapi menjelang hari penyembelihan.
Sementara itu, berdasarkan pemantauan di lapangan, terjadi penurunan distribusi hewan kurban sekitar 70 persen dibandingkan kondisi normal. Namun, angka pasti kebutuhan dan ketersediaan baru akan terlihat saat hari pelaksanaan. via

