Mata Banua Online
Kamis, April 30, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Banjarmasin Pelajari Sistem Operasional RPU Modern di Malang

by Mata Banua
29 April 2026
in Banjarmasin
0
PEMKO Banjarmasin mengirim lima SDM atau petugas untuk mengikuti pelatihan dan magang di Rumah Potong Unggas (RPU) Modern Malang, Jatim untuk suksesi operasional RPU Basirih Banjarmasin, beberapa waktu lalu. (Foto:mb/ant/hms pemko bjm)

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengirim sumberdaya manusia (SDM) untuk mempelajari sistem operasional rumah potong unggas (RPU) modern di Malang, Jawa Timur.

Kepala Unit Pelaksana Tugas Rumah Potong Unggas (UPT RPU) Banjarmasin drh Annang Dwijatmiko di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, Pemkot mengirim lima perwakilan ke RPU modern Malang untuk mengikuti pelatihan sekaligus magang untuk suksesi pengoperasian RPU Basirih Banjarmasin.

Berita Lainnya

Pemko Siapkan Sapi Kurban Bantuan Presiden

Pemko Siapkan Sapi Kurban Bantuan Presiden

29 April 2026
Walikota Pimpin Aksi Bersih-Bersih di Taman Edukasi dan Rekreasi

Walikota Pimpin Aksi Bersih-Bersih di Taman Edukasi dan Rekreasi

29 April 2026

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin sudah membangun gedung dan dilengkapi peralatan di RPU modern tersebut, namun belum beroperasi.

Upaya operasional RPU modern tersebut terus dilakukan dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas para petugas, salah satunya dengan mempelajari RPU modern yang sudah beroperasi dengan baik di Malang tersebut.

“Selama pelatihan, para petugas kita mempelajari alur operasional RPU modern, mulai dari ayam datang, proses pemotongan, pembersihan bulu, hingga menghasilkan karkas ayam yang higienis dan layak konsumsi,” ungkapnya.

Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan limbah hasil pemotongan, seperti bulu ayam, darah, serta air bekas proses pencucian, agar dapat ditangani secara tepat dan ramah lingkungan.

Pelatihan ini juga mencakup aspek administrasi dan manajemen operasional, termasuk pencatatan jumlah ayam yang dipotong serta total berat hasil produksi.

Juga mempelajari sistem pelaporan, mulai dari perhitungan jumlah ayam per hari, per minggu, hingga per tahun, yang nantinya dapat menjadi dasar data operasional.

Pengoperasian RPU modern membutuhkan sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan kompeten. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kapasitas petugas di lapangan, demikian kata Annang. ant

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengirim sumberdaya manusia (SDM) untuk mempelajari sistem operasional rumah potong unggas (RPU) modern di Malang, Jawa Timur.

Kepala Unit Pelaksana Tugas Rumah Potong Unggas (UPT RPU) Banjarmasin drh Annang Dwijatmiko di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, Pemkot mengirim lima perwakilan ke RPU modern Malang untuk mengikuti pelatihan sekaligus magang untuk suksesi pengoperasian RPU Basirih Banjarmasin.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin sudah membangun gedung dan dilengkapi peralatan di RPU modern tersebut, namun belum beroperasi.

Upaya operasional RPU modern tersebut terus dilakukan dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas para petugas, salah satunya dengan mempelajari RPU modern yang sudah beroperasi dengan baik di Malang tersebut.

“Selama pelatihan, para petugas kita mempelajari alur operasional RPU modern, mulai dari ayam datang, proses pemotongan, pembersihan bulu, hingga menghasilkan karkas ayam yang higienis dan layak konsumsi,” ungkapnya.

Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan limbah hasil pemotongan, seperti bulu ayam, darah, serta air bekas proses pencucian, agar dapat ditangani secara tepat dan ramah lingkungan.

Pelatihan ini juga mencakup aspek administrasi dan manajemen operasional, termasuk pencatatan jumlah ayam yang dipotong serta total berat hasil produksi.

Juga mempelajari sistem pelaporan, mulai dari perhitungan jumlah ayam per hari, per minggu, hingga per tahun, yang nantinya dapat menjadi dasar data operasional.

Pengoperasian RPU modern membutuhkan sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan kompeten. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kapasitas petugas di lapangan, demikian kata Annang. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper