
BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, menghadiri kegiatan Silaturahmi Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu Daerah (Botasupal) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel serta pemusnahan temuan barang bukti uang rupiah palsu di Mako Badan Intelijen Negara (BINDA) Kalsel, di Banjarbaru, Rabu (22/4).
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam memberantas peredaran uang palsu di wilayah hukum Kalimantan Selatan.
Supian HK menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Botasupal dan seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Peredaran uang palsu sangat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap sistem keuangan. Pemusnahan barang bukti hari ini adalah pesan kuat bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi kejahatan ekonomi,” ujarnya.
Kepala BINDA Kalsel, Brigjen Pol Sentot Adi Dharmawan disela kegiatan menegaskan bahwa sinergi Botasupal akan terus diperkuat melalui deteksi dini, sosialisasi ciri keaslian rupiah dan penindakan hukum. “BIN bersama seluruh anggota Botasupal berkomitmen memutus mata rantai peredaran upal dari hulu ke hilir,” kata Sentot.
Dalam kegiatan tersebut, dimusnahkan barang bukti uang rupiah palsu hasil pengungkapan kasus oleh jajaran Polda Kalsel dan BINDA Kalsel. Pemusnahan dilakukan dengan Papper Shredder (penghancur kertas) disaksikan langsung oleh seluruh undangan.
Ditemui diakhir kegiatan, Supian HK berharap masyarakat juga ikut berperan aktif dalam pemberantasan peredaran uang rupiah palsu.
“Kenali ciri keaslian uang rupiah 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang dan jika menemukan yang mencurigakan, segera lapor ke pihak berwajib,” pesannya.
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalsel, H Muhidin, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101 Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, Kajati Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Kepala BNNP Kalsel serta unsur Forkopimda lainnya.
Kegiatan ditutup pemusnahan uang rupiah palsu setelah sebelumnya dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama Forkopimda Kalsel untuk memperkuat koordinasi pemberantasan uang palsu di Banua. rds/ani

