Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Supian HK Turut Serta Musnahkan Temuan Uang Rupiah Palsu

by Mata Banua
23 April 2026
in Banjarbaru, Indonesiana
0
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, menghadiri kegiatan Silaturahmi Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu Daerah (Botasupal). (Foto:mb/ist)

BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, menghadiri kegiatan Silaturahmi Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu Daerah (Botasupal) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel serta pemusnahan temuan barang bukti uang rupiah palsu di Mako Badan Intelijen Negara (BINDA) Kalsel, di Banjarbaru, Rabu (22/4).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam memberantas peredaran uang palsu di wilayah hukum Kalimantan Selatan.

Berita Lainnya

Gubernur Berhalalbihalal dengan Kepala SMA/SMK se- Kalsel

Gubernur Berhalalbihalal dengan Kepala SMA/SMK se- Kalsel

23 April 2026
Pemko Banjarbaru Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha

Pemko Banjarbaru Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha

23 April 2026

Supian HK menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Botasupal dan seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Peredaran uang palsu sangat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap sistem keuangan. Pemusnahan barang bukti hari ini adalah pesan kuat bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi kejahatan ekonomi,” ujarnya.

Kepala BINDA Kalsel, Brigjen Pol Sentot Adi Dharmawan disela kegiatan menegaskan bahwa sinergi Botasupal akan terus diperkuat melalui deteksi dini, sosialisasi ciri keaslian rupiah dan penindakan hukum. “BIN bersama seluruh anggota Botasupal berkomitmen memutus mata rantai peredaran upal dari hulu ke hilir,” kata Sentot.

Dalam kegiatan tersebut, dimusnahkan barang bukti uang rupiah palsu hasil pengungkapan kasus oleh jajaran Polda Kalsel dan BINDA Kalsel. Pemusnahan dilakukan dengan Papper Shredder (penghancur kertas) disaksikan langsung oleh seluruh undangan.

Ditemui diakhir kegiatan, Supian HK berharap masyarakat juga ikut berperan aktif dalam pemberantasan peredaran uang rupiah palsu.

“Kenali ciri keaslian uang rupiah 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang dan jika menemukan yang mencurigakan, segera lapor ke pihak berwajib,” pesannya.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalsel, H Muhidin, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101 Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, Kajati Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Kepala BNNP Kalsel serta unsur Forkopimda lainnya.

Kegiatan ditutup pemusnahan uang rupiah palsu setelah sebelumnya dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama Forkopimda Kalsel untuk memperkuat koordinasi pemberantasan uang palsu di Banua. rds/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper