Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Wagub Kalsel dan Isteri Tanam Pohon di Hari Bumi 2026

by Mata Banua
23 April 2026
in Indonesiana, Martapura
0
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman didampingi isteri, drg Hj Ellyana Trisya saat melakukan penanaman pohon pada Hari Bumi 2026 (Foto;mb/adpim)

MARTAPURA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri drg Hj Ellyana Trisya menanam pohon dalam kegiatan yang digelar oleh Nur Sulaiman Community (NSC) di Arboretum Ayu Tirta, Rabu (22/4).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Ahmad Yani Km 9, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bumi 2026.

Berita Lainnya

Supian HK Turut Serta Musnahkan Temuan Uang Rupiah Palsu

Supian HK Turut Serta Musnahkan Temuan Uang Rupiah Palsu

23 April 2026
Polres Tala Musnahkan Barang Bukti Narkoba 1,1 Kg

Polres Tala Musnahkan Barang Bukti Narkoba 1,1 Kg

23 April 2026

Sebelum kedatangan Wagub, drg Ellyana Trisya selaku Ketua BKOW Kalsel dan Penasehat NSC itu terlebih dahulu tiba sekitar pukul 14.30 WITA bersama jajaran pengurus BKOW Kalimantan Selatan, IKA Unair Kalimantan Selatan serta anggota NSC.

Dalam kegiatan itu, pendiri Arboretum Ayu Tirta, Chendrawan Sugianto, turut memberikan penjelasan mengenai proses penanaman hingga perkembangan berbagai jenis pohon yang ditanam di kawasan itu dan memaparkan karakteristik tanaman yang menjadi bagian dari koleksi arboretum.

Sejumlah pohon yang ditanam di lokasi itu diketahui juga berasal dari tokoh-tokoh nasional, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Mohammad Nuh serta pengamat politik, Rocky Gerung.

Pada momentum Hari Bumi 2026 ini, Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman dan istri drg Ellyana Trisya secara bergantian melakukan penanaman pohon dilanjutkan penyiraman sebagai simbol harapan agar tanaman yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan di masa mendatang.

Wagub Hasnuryadi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Chendrawan Sugianto atas kontribusinya dalam pelestarian lingkungan melalui pendirian Arboretum Ayu Tirta.

Dalam kunjungan perdananya ke lokasi itu, Wagub mengaku terkesan sejak pertama kali tiba dan menyebut kawasan arboretum itu sebagai bukti nyata kecintaan terhadap alam yang diwujudkan melalui aksi konkret.

“Kami sebagai orang Banua merasa bangga atas inisiatif luar biasa ini. Bahkan sebelum masuk lebih dalam, kami sudah sangat kagum dengan apa yang telah dibangun di sini,” ucapnya.

Kunjungan itu bertepatan peringatan Hari Bumi 2026, yang semakin menambah makna kegiatan tersebut. Wagub Hasnuryadi menilai momentum ini sebagai pengingat pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Wagub juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Chendrawan atas dedikasinya dalam menjaga kelestarian alam, tidak hanya melalui penanaman dan pembibitan tanaman, tetapi juga lewat edukasi kepada masyarakat.

“Apa yang dilakukan bukan sekadar menjaga lingkungan dalam arti sederhana, tetapi mencakup upaya besar seperti menanam, merawat hingga memberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub turut membagikan pengalaman pribadinya yang kini kembali terinspirasi untuk berkebun dan menuturkan bahwa kebiasaan menanam mulai tumbuh kembali di keluarganya, mengingatkan pada masa kecil ketika kakeknya gemar bercocok tanam.

“Sekarang di rumah mulai ada kegiatan menanam anggrek dan tanaman lainnya. Ini seperti menghidupkan kembali kenangan lama sekaligus menjadi langkah kecil yang berdampak,” kenangnya.

Wagub juga berharap semangat yang ditunjukkan oleh Bapak Chendrawan dan tim dapat terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga bumi. Apa yang dilakukan di sini adalah contoh nyata yang patut diteladani,” pungkasnya.

Sementara itu, Founder Ayu Tirta Foundation, Chendrawan Sugianto menjelaskan bahwa Arboretum Ayu Tirta telah didirikan sejak 13 tahun lalu dengan luas mencapai 8 hektare. Kawasan ini difungsikan sebagai pusat pelestarian dan pengembangan berbagai jenis tanaman.

“Arboretum ini merupakan kawasan yang berfungsi sebagai tempat pelestarian dan pengembangan berbagai jenis tanaman,” ujarnya saat memberikan penjelasan mengenai pengelolaan kawasan tersebut.

Dalam operasionalnya, arboretum menerapkan sistem pengelolaan berbasis keterkaitan antar tanaman. Setiap sistem mencakup sejumlah jenis tanaman yang saling mendukung dalam satu ekosistem.

Kegiatan di arboretum berlangsung secara berkelanjutan setiap tahun, meliputi program penanaman dan pemeliharaan. Meski tidak selalu terlihat secara langsung, proses ini terus berjalan sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Saat ini, Arboretum Ayu Tirta memiliki sekitar 230 spesies tanaman dan tiap spesies, jumlah bibit yang ditanam bisa mencapai ribuan, dengan total keseluruhan 10.000 bibit. Namun, tidak seluruh bibit berhasil tumbuh optimal. Sekitar 2.000 bibit mengalami hambatan pertumbuhan akibat kondisi kemarau. mr/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper