
BANJARMASIN – PAM Bandarmasih Kota Banjarmasin sedang menyiapkan tujuh proyek pemasangan pipa PAM Bandarmasih dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan ke seluruh pelanggannya.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi S.Kom membeberkan, setidaknya ada tujuh proyek PAM Bandarmasih yang akan dilaksanakan mulai 2026 hingga 2027.
Proyek tersebut meliputi pemasangan pipa besar diameter 800 mm dari A Yani KM 2,5 hingga Jembatan Dewi, serta pekerjaan penggantian pipa di beberapa lokasi seperti Jalan Perdagangan, AMD, Ring Road (Alalak Tengah dan Utara), Pandan Sari dan Teluk Tiram.
Ada juga perbaikan Tembikar Dalam, dan pembangunan mini treatment plant (MTP) di Banjarmasin Barat untuk meningkatkan layanan di daerah pinggiran kota yakni Trisakti Kompleks UKA dan sekitarnya.
“Total terdapat sekitar tujuh proyek dengan durasi berbeda-beda, mulai dari 8 bulan hingga lebih dari satu tahun, bahkan ada yang berlanjut sampai 2027 (khususnya proyek di Jalan A Yani),” kata Zulbadi, di Banjarmasin, Selasa (21/4).
Dia mengatakan, dari sekian rencana pekerjaan itu, proyek yang diperkirakan selesai paling cepat adalah di Pandan Sari, yang fokus memperbaiki distribusi air di Teluk Tiram dan wilayah Banjarmasin Barat. “Selama ini di wilayah sana distribusi air sering dikeluhkan sehingga jadi prioritas ,” katanya.
Menurutnya , proyek perbaikan ini juga difokuskan pada peningkatan layanan di Banjarmasin Barat dan sebagian wilayah Banjarmasin Utara sebelah kiri sekitar ULM dan Alalak Selatan hingga Alalak Utara.
Tentunya nanti dalam pembagian pekerjaan akan menyesuaikan kondisi geografis, seperti wilayah Banjarmasin tengah dan Barat dimana kondisi geografis kota Banjatmasin yang dipisahkan oleh sungai.
Meski demikian, dalam pekerjaan ini kondisi politik global mempengaruhi biaya proyek karena bahan baku pipa HDPE berbasis turunan minyak dan masih impor nilainya semakin tinggi. “Sehingga untuk bahan baku seperti pipa juga menjadi lebih tinggi. Pastinya jika ditotal anggaran tiap proyek bervariasi antara sekitar Ro 6 miliar hingga Rp 11 miliar, dengan total keseluruhan mencapai puluhan miliar rupiah,” tutupnya. via

