
BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin resmi melantik dua dewan pengawas (Dewas) untuk Perumda Pasar Banjarmasin, di kantor Perumda Pasar, Senin (20/4).
Mereka yakni Jefrie Fransyah dan Yusna Irawan. Prosesi dirangkaikan dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan kontrak kinerja dan pakta integritas tahun 2026.
Walikota menegaskan bahwa hadirnya Perumda Pasar ini agar menciptakan ekosistem pasar yang lebih nyaman, adil, dan berdampak langsung.
“Pengawasan tidak boleh sekadar formalitas administrasi. Harus aktif, objektif, dan berintegritas. Bahkan harus turun langsung ke pasar untuk melihat kondisi nyata dan mendengar pedagang,” katanya.
Ia berharap, kebijakan ini dapat melindungi pedagang kecil sehingga ekonomi tumbuh berkembang. “Kami ingin pedagang nyaman berdagang, pembeli juga nyaman bertransaksi. Kalau dua ini bertemu, ekonomi akan bergerak,” ujarnya.
Selain itu, ke depan akan dilakukan pembenahan pasar agar lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjungnya.
Menurutnya lagi, pasar bukan hanya ruang transaksi, tetapi denyut nadi ekonomi rakyat. Ribuan pedagang menggantungkan hidup dari berdagang sebagai sumber kebutuhan harian. Namun realitas di lapangan menunjukkan masih adanya persoalan klasik yakni tata kelola yang belum optimal, transparansi yang perlu diperkuat, hingga pelayanan yang belum merata. Di sinilah peran Dewan Pengawas menjadi sangat menentukan.
Yamin menekankan bahwa Dewan Pengawas harus menjadi mitra kritis, bukan sekadar pelengkap struktur.
“Berani mengoreksi jika ada kebijakan yang tidak tepat. Ukurannya jelas yaitu pelayanan meningkat, pedagang tidak terbebani, pendapatan naik, dan pengelolaan semakin baik,” tegasnya
Ia juga mengingatkan bahwa integritas adalah fondasi utama, karena lemahnya pengawasan akan langsung dirasakan oleh pedagang kecil. via

