Mata Banua Online
Selasa, April 21, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Jokowi Respons JK: Saya Bukan Siapa-siapa

by Mata Banua
20 April 2026
in Headlines
0

 

JOKO WIDODO.

SOLO – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang mengungkit perannya di karier politik Jokowi.

Berita Lainnya

84 Kloter Haji Berangkat dari Terminal 2F Bandara Soetta

84 Kloter Haji Berangkat dari Terminal 2F Bandara Soetta

20 April 2026
Dua Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjarat

Dua Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjarat

20 April 2026

Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjawab santai pernyataan JK tersebut.

“Ya, saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” kata Jokowi, Senin (20/4), seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Sebelumnya, JK menegaskan perannya dalam perjalanan politik Jokowi hingga bisa menjadi pemimpin negara. Dia juga menyinggung ‘termul-termul’ untuk membandingkan dengan perannya tersebut. Termul adalah akronim dari ‘ternak Mulyono’ yang populer di media sosial untuk merujuk para loyalis Jokowi.

JK mengingatkan bahwa dirinya adalah salah satu yang membawa Jokowi ke Jakarta dari Solo untuk memenangkan kursi gubernur DKI Jakarta 2012 silam.

Menurut dia, saat itu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menolak Jokowi. Tapi, JK mengklaim dirinya membawa Jokowi ke Megawati dan mempromosikannya sebagai ‘orang baik’.

‘”Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi Gubernur. Saya bawa. Saya ke Ibu Mega, ‘Ibu ini ada calon baik orang PDIP’. ‘Ah jangan’. Saya datang lagi, akhirnya beliau setuju jadilah Gubernur,” kata JK meniru percakapan dengan Megawati.

Ia mengatakan setelah menang dalam pilkada dan menjadi gubernur, Jokowi menemuinya untuk mengucapkan terima kasih.

“Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta,” kata JK.

“Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan, tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden?” sambungnya dengan nada keras.

Hal itu disinggung JK kepada awak media di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4). Saat itu, JK tengah mengklarifikasi soal ceramahnya di Masjid UGM pada Ramadan lalu yang salah satunya menyinggung penanganan konflik di Poso dan Ambon.

Ceramah JK itu dipermasalahkan beberapa pihak baru-baru ini, bahkan sampai dilaporkan polisi dengan tuduhan penistaan agama.

JK awalnya menyebut polemik ceramahnya di UGM muncul setelah dirinya melaporkan Rismon Hasiholan dan menyinggung isu ijazah Jokowi. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper