Mata Banua Online
Kamis, April 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kapasitas Pambakal Ditingkatkan Melalui Pembinaan Aparatur Desa

by Mata Banua
15 April 2026
in Martapura
0
KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banjar Muhammad Hafizh Anshari (tengah) menyampaikan sambutan saat membuka Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa bagi pambakal se-Kabupaten Banjar di Kertak Hanyar Banjar, Selasa (14/4). (Foto:mb/ant/mc kominfo bjr)

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar meningkatkan kapasitas pambakal (kepala desa) melalui pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa bagi Pambakal se-Kabupaten Banjar.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar tersebut diikuti seluruh pambakal yang dibagi empat angkatan pada 13-17 April 2026 di Kecamatan Kertak Hanyar.

Berita Lainnya

Drainase Gang Taufik Segera Diperbaiki

Drainase Gang Taufik Segera Diperbaiki

15 April 2026
DPMD Gelar Pembinaan Aparatur Pemerintahan Desa

DPMD Gelar Pembinaan Aparatur Pemerintahan Desa

14 April 2026

Kepala DPMD Banjar Muhammad Hafizh Anshari mengatakan, tujuan kegiatan meningkatkan kompetensi aparatur desa sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pambakal setelah mengikuti kegiatan diharapkan mampu menguasai public speaking, karena setiap acara di desa diminta menyampaikan sambutan, sehingga perlu dibekali praktik pidato,” ujarnya usai kegiatan, Selasa.

Menurut Hafizh, setiap desa memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, sehingga upaya peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi hal yang penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.

Hafizh menekan, pembekalan itu penting mengingat adanya sejumlah perubahan kebijakan yang harus dipahami aparatur desa sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan optimal.

“Hal tersebut perlu disampaikan karena ada beberapa ketentuan kebijakan yang berubah sehingga pelaksanaan pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik,” ujar pejabat lulusan STPDN itu.

Dikatakan, selama kegiatan pambakal diberikan pemahaman kebijakan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, khususnya administrasi desa, sistem informasi desa, pelayanan publik, serta pengadaan barang jasa.

Selain itu, diberi materi pengawasan keuangan desa mulai perencanaan hingga pembangunan termasuk juga dibekali kemampuan manajemen konflik, etika berpakaian, serta keterampilan pendukung lainnya.

“Kami mendorong kolaborasi dengan Kejaksaan melalui Seksi Datun terkait mekanisme pengawasan dan berharap mereka mampu menjalankan tupoksi secara profesional meski pun latar belakang berbeda-beda,” tuturnya.

Kegiatan pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa itu menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya terkait pengadaan barang dan jasa. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper