
BANJARBARU – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menunjukkan kesiapan dalam menjaga keandalan listrik melalui gelar peralatan siaga kelistrikan bersama insan pers.
Keterangan tertulis Humas PT PLN UID Kalselteng di Banjarbaru, Rabu inisiatif itu menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi sekaligus memperlihatkan kesiapan operasional menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi pelanggan.
Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian media gathering PLN UID Kalselteng 2026 yang diikuti 29 jurnalis dari 20 media di ilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah pada 7-8 April 2026.
Berbagai peralatan operasional diperkenalkan secara langsung, mulai dari mobil Yantek Uninterruptible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Kabel Bergerak (UKB), Unit Cubicle Kabel Bergerak (UCKB), Insulated Skylift_ PDKB Sentuh Langsung, hingga DCC Mobile yang dilengkapi personel PDKB.
General Manager PT PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono, menegaskan keandalan listrik terus dijaga melalui penguatan sistem, inovasi peralatan, serta kesiapan personel di lapangan.
“Kesiapan ini merupakan bagian dari inovasi PLN menjaga keandalan istrik bagi seluruh lapisan masyarakat. Peralatan yang kami miliki dirancang dengan mobilitas tinggi sehingga dapat segera dikerahkan dan dioperasikan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Iwan.
Melalui kegiatan bersama media, PLN UID Kalselteng berharap publik dapat semakin memahami berbagai upaya yang siap dilakukan dalam menjaga pasokan listrik tetap andal, sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap layanan kelistrikan yang terus berkembang.
Manajer Operasi dan Pemeliharaan Distribusi PLN UID Kalselteng, Tukiyo, menyampaikan kesiapan peralatan dan personel menjadi kunci dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.
“Peralatan dan petugas siaga ini disiapkan sebagai bentuk komitmen PLN agar listrik tetap menyala dalam berbagai kondisi. Seluruh perangkat selalu dalam keadaan siap pakai yang didukung personel responsif sehingga penanganan gangguan dilakukan secara cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan peserta tlantusias saat melihat langsung fungsi dan peran masing-masing peralatan, sekaligus berdiskusi terkait proses penanganan gangguan di lapangan. Pengalamantu memberikan gambaran nyata mengenai kesiapan PLN dalam merespons berbagai situasi.
Ilfan Nor Ridhoni dari Borneo Media Agency menilai kesiapan sebagai wujud keseriusan PLN dalam menjaga keandalan layanan.
“Luar biasa kesiapan PLN dengan peralatan-peralatan yang mutakhir dan canggih. Pengalaman ini sangat berkesan bagi saya karena bisa menyaksikan langsung bagaimana kesiapan di lapangan,” ucapnya.
Muhammad Saukani dari Koran Banjar turut merasakan manfaat kegiatan itu, terutama memperkaya pemahaman terhadap operasional PLN sekaligus berkesan karena menambah wawasan kesiapan PLN secara langsung dan memberikan gambaran yang lebih mendalam dan aktual. an/ani

