
BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) menggelar Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) bagi kader PKK dan organisasi wanita se-Kota Banjarbaru.
Kegiatan yang diadakan di Aula Gawi Sabarataan, Senin (13/4), dibuka Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni.
Sekda Kota Banjarbaru Sirajoni dalam sambutannya mengatakan, pola asuh merupakan kunci utama dalam membentuk karakter generasi masa depan.
Tantangan yang dihadapi orang tua semakin kompleks, mulai dari paparan konten negatif hingga risiko kecanduan gawai.
“Era digital memberikan kemudahan akses informasi yang juga membawa risiko besar bagi perkembangan mental dan moral anak, jika tidak diawasi dengan bijak. Pola asuh yang tepat adalah benteng pertahanan utama keluarga,” ujarnya.
Pemko Banjarbaru berharap melalui sosialisasi ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan, yang menyebarluaskan ilmu pola asuh cerdas digital ke lingkungan rumah tangga, sebut Sirajoni.
Fokus utama pelatihan adalah memberikan edukasi praktis, mengenai cara mengatur waktu penggunaan media sosial, dan menjaga komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak.
Dengan pola asuh yang adaptif namun tetap memegang teguh nilai agama dan norma, diharapkan anak-anak di Kota Banjarbaru tumbuh menjadi generasi yang cerdas intelektual sekaligus kuat secara karakter, tambah Sirajoni. ril/dio

