
BANJARBARU – Ratusan siswa SMK PGRI Banjarbaru mengkampanyekan berhenti merokok, Senin (13/4).
Kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru ini, untuk edukasi kesehatan di kalangan generasi muda.
Selain di SMK PGRI Banjarbaru, gelora kampanye Generasi Bebas Asap Rokok juga menjalar ke SMAN 5 Banjarbaru dan SMPN 5 Banjarbaru.
Narasumber dr Siti Ningsih memaparkan ancaman nyata dari kebiasaan merokok. Ia menegaskan, merokok tidak hanya membahayakan kesehatan, melainkan juga dapat menjadi penghambat bagi siswa dalam meraih cita-cita di masa depan.
“Perokok aktif maupun pasif memiliki risiko tinggi yang sama terhadap berbagai masalah kesehatan serius, salah satunya adalah kanker paru,” ujarnya.
Selain itu, perlu dicatat bahwa tidak ada perbedaan bahaya antara rokok konvensional seperti kretek dengan rokok elektrik atau vape. “Keduanya sama-sama berbahaya dan harus dijauhi,” kata dr Siti Ningsih menegaskan.
Siti Ningsih menjelaskan, rokok mengandung berbagai zat beracun, diantaranya nikotin yang memicu rasa ketagihan, tar yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker), serta karbon monoksida yang dapat mengganggu sirkulasi oksigen di dalam paru-paru. Untuk itu, ia mengimbau seluruh siswa, agar tegas menjauhi rokok dan lingkungan para perokok.
“Upaya untuk berhenti merokok harus dimulai dengan tekad yang bulat. Sibukkanlah diri kalian dengan kegiatan yang bermanfaat, dan yang paling penting, harus berani mengatakan tidak jika diajak atau ditawari rokok oleh siapa pun,” ujarnya.
Kepala SMK PGRI Banjarbaru, Setiawan menyatakan apresiasinya dan kesiapan sekolah, untuk terus bersinergi dengan sektor kesehatan di masa mendatang.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan edukasi seperti ini,” ujarnya.
Selama ini sebut Setiawan, pihak Puskesmas Banjarbaru Utara sudah sangat luar biasa dalam menjalin kolaborasi dengan SMK PGRI, terutama terkait program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), pembagian tablet tambah darah, dan program kesehatan lainnya.
“Kami berharap, kolaborasi yang sudah terjalin dengan sangat baik ini dapat terus ditingkatkan ke depannya demi kesehatan anak didik kami,” ucapnya. ril/dio

