Mata Banua Online
Kamis, April 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemprov Kalsel Bersama Ormas Sinergi Lawan Narkoba

by Mata Banua
1 April 2026
in Pemprov Kalsel
0

 

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan terus memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman narkoba melalui kolaborasi aktif bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) di banua.

Berita Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

1 April 2026
Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

1 April 2026

Hal ini ditegaskan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel, H Heriansyah saat membuka Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Banjarbaru, Selasa (31/3).

Heriansyah menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman, produktif dan berdaya saing.

“Penyalahgunaan narkotika harus kita cegah bersama karena dampaknya sangat luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membangun ketahanan sosial masyarakat yang lebih kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan bahaya narkoba.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan ormas, masyarakat diharapkan mendapatkan manfaat langsung berupa peningkatan edukasi, deteksi dini serta penguatan peran komunitas dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Kolaborasi ini juga membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam gerakan P4GN, sehingga upaya pencegahan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Heriansyah menjelaskan, pemerintah daerah adir sebagai fasilitator kebijakan yang mendukung upaya pencegahan, sementara BNN berperan dalam pelaksanaan program strategis.

Di sisi lain, ormas menjadi ujung tombak di masyarakat dalam menyebarluaskan informasi, membangun kesadaran dan melakukan kontrol sosial. Sinergi ini diyakini mampu menciptakan ekosistem sosial yang lebih tangguh terhadap ancaman narkoba.

Dampak positif pada sosialisasi, terlihat dari meningkatnya pemahaman peserta terhadap regulasi P4GN serta pentingnya pendekatan rehabilitatif bagi korban penyalahgunaan narkotika.

Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi ragu untuk melaporkan kasus penyalahgunaan karena adanya jaminan penanganan yang lebih humanis dan berorientasi pemulihan.

Selain itu, forum sosialisasi ini menjadi wadah strategis bagi peserta untk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring kerja sama lintas sektor.

“Kepedulian kita hari ini adalah investasi bagi masa depan bangsa yang lebih sehat, aman, dan sejahtera,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper