Mata Banua Online
Kamis, April 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Warga di Gegerkan Penemuan Mayat di Pembataan

by Mata Banua
1 April 2026
in Indonesiana, Tabalong
0

TANJUNG – Warga Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria di sebuah rumah di Jalan Ir PHM Noor, Gang Darsin, Selasa (31/3) malam.

Personel Polsek Murung Pudak yang dipimpin Kapolsek Iptu Sunaryo bersama Sat Reskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Berita Lainnya

DKPPP Sosialisasikan Keamanan Pangan Segar

DKPPP Sosialisasikan Keamanan Pangan Segar

1 April 2026
PNS Diminta Jadi Agen Perubahan

PNS Diminta Jadi Agen Perubahan

1 April 2026

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo mengatakan, korban diketahui bernama Muhammad Jefri Junson Sinurat (45), seorang wiraswasta yang tinggal di lokasi tersebut bersama ibunya.

Ia menyebutkan, penemuan mayat ini bermula saat ibu korban yang sebelumnya tidak berada di rumah selama kurang lebih dua hari, kembali dan mendapati pintu rumah tidak dapat dibuka.

“Setelah meminta bantuan warga untuk mendobrak pintu, korban ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai dengan kondisi telah meninggal dunia,” ujarnya, Rabu (1/4).

Ia menambahkan, jenazah korban kemudian di evakuasi ke RSUD H Badaruddin Kasim Maburai guna dilakukan pemeriksaan visum luar.

“Berdasarkan keterangan warga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit dan rutin mengonsumsi obat. Di lokasi juga ditemukan beberapa jenis obat-obatan,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil visum dari pihak Medis RSUD H Badaruddin Kasim Maburai.

“Pihak keluarga korban juga menyatakan tidak berkenan untuk dilakukan autopsi dan membuat pernyataan penolakan,” katanya.

Polres Tabalong sendiri telah mengambil langkah-langkah kepolisian berupa pengamanan TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta koordinasi dengan pihak medis. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah hasil visum diterima.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Tabalong agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar khususnya dengan memperhatikan kondisi tetangga, terutama yang tinggal hanya berdua atau sendiri serta memiliki riwayat penyakit,” imbaunya.

Ia juga berpesan apabila dalam beberapa waktu ada warga yang sulit dihubungi, diharapkan segera melakukan pengecekan atau melaporkannya kepada ketua RT setempat maupun pihak kepolisian.

“Kepedulian dan kepekaan sosial sangat penting dalam mencegah kejadian serupa, serta dapat membantu penanganan lebih cepat apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.” pungkasnya. yan

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper