Mata Banua Online
Sabtu, April 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

DPMD Gelar Workshop Satu Data Desa

by Mata Banua
15 Maret 2026
in Tabalong
0

 

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani Bersama Kepala DPMD Aditya Pulangraha dan seluruh tamu undangan. (foto:mb/yan)

TANJUNG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tabalong menggelar Workshop Satu Data Desa, bertempat di Pendopo Bersinar, Kamis (12/3).

Berita Lainnya

DKPPP Sosialisasikan Keamanan Pangan Segar

DKPPP Sosialisasikan Keamanan Pangan Segar

1 April 2026
Jamin Transparansi, Polres Tabalong Undang Pihak Eskternal

Jamin Transparansi, Polres Tabalong Undang Pihak Eskternal

1 April 2026

Kepala DPMD Aditya Pulanugraha mengatakan, dalam mendukung program prioritas Tabalong Smart diperlukan penguatan tata kelola desa yang akurat, terpadu, dan akuntabel.

“Maka hari ini kebetulan desa dituntut untuk dapat mampu menyediakan data yang menjadi standar, muktahir, dan mampu dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data.

“Sekaligus percepatan dalam digitalisasi data strategis menuju satu data Tabalong pada aplikasi Smart Desa,” tuturnya.

Kadis DPMD pun berharap kegiatan ini dapat terbangun pemahaman yang sama tentang satu data desa.

Sementara Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan dengan adanya aplikasi Smart Desa memberikan banyak sekali kemudahan.

“Karena saat kita mengambil suatu kebijakan bisa melalui data, misalkan di suatu banyak pertanian berarti kami harus intervensi ke pertanian,” katanya.

Maka dari itu, kebijakan yang diambil nanti sesuai berdasarkan data pada aplikasi Smart Desa tersebut.

“Jadi kebijakan yang diambil nanti merupakan kebijakan berdasarkan data yang sudah divalidasi oleh masing-masing desa,” pungkasnya.

Ia pun berharap bantuan para Kepala Desa dan Operator agar data ini bisa segera terwujud karena sangat penting sekali dalam mengambil suatu kebijakan.yan/ rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper