
TANJUNG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tabalong menggelar Workshop Satu Data Desa, bertempat di Pendopo Bersinar, Kamis (12/3).
Kepala DPMD Aditya Pulanugraha mengatakan, dalam mendukung program prioritas Tabalong Smart diperlukan penguatan tata kelola desa yang akurat, terpadu, dan akuntabel.
“Maka hari ini kebetulan desa dituntut untuk dapat mampu menyediakan data yang menjadi standar, muktahir, dan mampu dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data.
“Sekaligus percepatan dalam digitalisasi data strategis menuju satu data Tabalong pada aplikasi Smart Desa,” tuturnya.
Kadis DPMD pun berharap kegiatan ini dapat terbangun pemahaman yang sama tentang satu data desa.
Sementara Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan dengan adanya aplikasi Smart Desa memberikan banyak sekali kemudahan.
“Karena saat kita mengambil suatu kebijakan bisa melalui data, misalkan di suatu banyak pertanian berarti kami harus intervensi ke pertanian,” katanya.
Maka dari itu, kebijakan yang diambil nanti sesuai berdasarkan data pada aplikasi Smart Desa tersebut.
“Jadi kebijakan yang diambil nanti merupakan kebijakan berdasarkan data yang sudah divalidasi oleh masing-masing desa,” pungkasnya.
Ia pun berharap bantuan para Kepala Desa dan Operator agar data ini bisa segera terwujud karena sangat penting sekali dalam mengambil suatu kebijakan.yan/ rds

