Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BI Siaga Jaga Rupiah saat Timur Tengah Membara

by Mata Banua
2 Maret 2026
in DPRD Kalsel
0
(foto:mb/web)

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menyatakan akan menjaga sta­bilitas nilai tukar rupiah di te­ng­ah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah, menyusul se­ra­ng­an rudal Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Kepala Departemen Pe­ng­e­lo­laan Moneter dan Aset Se­ku­ri­tas Bank Indonesia Erwi Gunawan Hutapea menegaskan bah­wa bank sentral akan terus men­cermati pergerakan pasar se­cara saksama.

Berita Lainnya

Desy Angkat Isu Peran Ayah dalam Keluarga

Desy Angkat Isu Peran Ayah dalam Keluarga

26 April 2026
Suripno Kembali Sosialisasikan Program Bedah Rumah

Suripno Kembali Sosialisasikan Program Bedah Rumah

26 April 2026

Erwin mengakui bahwa ke­te­gangan geopolitik terbaru ter­se­but membuat peningkatan sen­ti­men hindari risiko (risk-off) di pa­sar keuangan global akibat ke­te­gangan terbaru tersebut. Dia pun mengaku bahwa otoritas mo­neter siap memberikan res­pons terukur di pasar valuta asi­ng. “Bank Indonesia akan terus men­cermati pergerakan pasar se­ca­ra seksama dan merespons se­ca­ra tepat, termasuk memstikan ni­lai tukar rupiah bergerak sesuai de­ng­an fundamentalnya,” jelas Erwin dalam keterangannya, Senin.

Untuk meredam gejolak dan men­jaga kepercayaan pelaku pa­sar, dia memaparkan bahwa BI akan melakukan langkah in­ter­ven­si melalui transaksi Non-De­li­verable Forward (NDF) di pa­sar luar negeri, serta transaksi spot dan Domestic Non-De­li­ve­rab­le Forward (DNDF) di pasar do­mestik.

Disampig melakukan in­ter­ven­si di pasar valas, sam­bu­ng­nya, bank sentral coba me­ng­op­ti­malkan bauran kebijakan guna me­ningkatkan efektivitas tran­smi­si kebijakan suku bunga.

Kepala Pusat Makroeknomi dan Keuangan Indef M Rizal Tau­fikurahman menyampaikan kon­flik Iran-Israel dan Amerika Se­rikat (AS) tidak hanya sekadar isu geopolitik regional, tetapi shock eksternal bagi negara ber­kem­bang seperti Indonesia. “Me­ka­nisme transmisinya teru­tama melalui perubahan perilaku in­vestor global,” kata Rizal

Ketika risiko global m­e­ni­ng­kat, Rizal menjelaskan bahwa pa­sar masuk fase risk-off se­hi­ngga dana portofolio keluar dari emerging mket menuju aset aman.

Dampaknya terlihat pada te­kan­an terhadap nilai tukar ru­piah, kenaikan yield SBN, dan me­ningkatnya premi risiko ne­gara. “Jadi, tekanan yang mun­cul lebih karena persepsi risiko glo­bal, bukan perubahan fun­da­men­tal domestik secara tiba-tiba,” ungkapnya. Saluran ke­dua adalah energi dan fiskal. Rizal menuturkan, Indonesia me­rupakan net importer minyak se­hingga setiap kenaikan harga min­yak langsung memperlebar de­fisit neraca migas dan me­ni­ng­katkan kebutuhn devisa.

Rizal menyebut bahwa pe­me­rintah harus menahan ke­na­ik­an harga BBM untuk menjaga in­flasi dan daya beli, yang be­r­ar­ti kompensasi dan subsidi ener­gi berpotensi membesar.

Sebagai informasi, pada Sab­tu lalu waktu setempat, Israel ya­­ng kemudian diikuti oleh Ame­rika Serikat melancarkan se­ra­ngan rudal ke wilayah Iran. Se­rangan tersebut di­la­tar­be­la­ka­ngi oleh kebuntuan negosiasi an­tara Washington dan Teheran ter­kait isu pengembangan sen­ja­ta nuklir, meskipun terdapat in­formasi bahwa Iran sudah men­yetujui sejumlah klausul yang di­ajukan AS.

Televisi pemerintah Iran me­ng­onfirmas tewasnya Pemimpin Ter­tinggi Iran Ayatollah Ali Kha­menei, figur yang telah berkuasa selama lebih dari tiga dekade.

Selain itu, berdasarkan la­por­an Al Jazeera, media pe­me­rin­tah setempat mencatat se­ti­dak­nya 51 orang tewas.

Di sisi lain, kantor berita Mehr turut melaporkan bahwa ru­dal Israel menghantam sebuah se­kolah di sebelah timur ibu kota Te­heran, yang merenggut nyawa dua orang siswa. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper