
JAKARTA – PT GTS Internasional Tbk (GTSI), anak usaha PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melakukan perubahan susunan direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat keberlanjutan usaha serta mendukung penguatan strategi holding HUMI di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta Selatan, Kamis (26/2).
Perubahan manajemen ini dilakukan seiring dengan upaya penyelarasan strategi perseroan dengan roadmap pengembangan holding. Melalui konsolidasi dan harmonisasi kebijakan dengan HUMI, GTSI menargetkan struktur organisasi yang lebih efisien, adaptif, dan kompetitif.
Direktur Utama GTSI mengajukan pengunduran diri untuk memfokuskan peran strategis di tingkat holding HUMI, sebagai bagian dari penugasan grup guna memperkuat strategi dan arah kebijakan. Sementara, salah satu direktur juga mengundurkan diri berdasarkan pertimbangan profesional untuk menjalankan penugasan di tempat lain.
Direktur Utama HUMI Ari Askhara mengungkapkan, perubahan manajemen di GTSI merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perseroan dalam ekosistem grup.
“Konsolidasi ini memastikan GTSI tetap berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan, seiring dengan upaya kami memperkuat strategi maupun arah kebijakan di tingkat holding demi menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kokoh di pasar maritim internasional,” jelasnya.
Ia mengatakan, proses suksesi telah dipersiapkan dengan baik sebagai bagian dari manajemen risiko dan kesinambungan usaha.
“Calon direksi baru telah melalui evaluasi kompetensi serta memenuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujarnya.
Dalam proses pengangkatan pengurus, lanjut dia, perseroan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik. Calon direksi yang diusulkan telah memenuhi seluruh persyaratan formal sebagai pengurus perusahaan terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama GTSI Yon Irawan mengapresiasi amanah baru yang diterima, dan memastikan perubahan manajemen tidak akan mempengaruhi stabilitas operasional perusahaan.
“Seluruh proyek, kontrak, dan aktivitas bisnis tetap berjalan normal sesuai rencana. Sebagai anak usaha, kami berkomitmen mendukung penuh strategi pengembangan HUMI baik dari sisi operasional, komersial maupun tata kelola,” katanya.
Melalui RUPSLB ini, adapun susunan pengurus baru GTSI, Komisaris Utama dijabat Rudi Satwiko, Komisaris Independen dijabat Suharno, Direktur Utama dijabat Yon Irawan, dan Direktur dijabat Asty Winasty.
Konsolidasi dengan HUMI diharapkan semakin memperkuat posisi GTSI dalam grup serta mendukung pertumbuhan jangka menengah dan panjang. Manajemen optimistis langkah ini akan memperkuat fundamental usaha, sekaligus memberikan nilai tambah bagi investor dan pemangku kepentingan. rls

