Mata Banua Online
Selasa, April 21, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Petani Sayuran Siap Jaga Pasokan Selama Ramadhan

by Mata Banua
23 Februari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
(foto;mb/web)

JAKARTA – Memasuki bulan pua­sa hinga Hari Raya Idulfitri, pe­tani sayuran di sejumlah sen­tra produksi bersiap menjaga pa­sok­an pangan segar.

Namun, ditengah upaya me­menuhi kebutuhan konsumsi mas­yarakat, petani dihadapkan cu­rah hujan tinggi yang memicu be­ra­gam penyakit tanaman dan di­namika harga di pasar. Tan­ta­ngan yang dihadapi petani ini men­cerminkan kompleksitas sis­tem pangan Indonesia yang sa­ling terhubung dari hulu hingga hilir.

Berita Lainnya

Harga Migor Sejumlah Daerah Naik

Harga Migor Sejumlah Daerah Naik

20 April 2026
Harga LPG 12 Kg Naik, Jadi Rp228.000-Rp285.000 per Tabung

Harga LPG 12 Kg Naik, Jadi Rp228.000-Rp285.000 per Tabung

20 April 2026

Menurut Didin Silahudin, pe­tani sayur asal Cian­j­ur, Jawa Barat, persiapan pa­nen jelag Ramadan bukanlah hal baru. Pola konsumsi mas­ya­­rakat relatif bisa diprediksi, te­ru­tama untuk komoditas ter­ten­tu seperti cabai, terong dan ti­mun.

“Kami dari jauh-jauh hari su­dah membuat pola tanam dimana panen direncakan untuk di bulan puasa. Umumnya untuk hari-hari besar seperti lebaran bi­a­sanya permintaan lebih tinggi,” ujar petani yang telah puluhan ta­hun sukses menanam cabai dan beragam jenis sayuran itu.

Hal yang sama disampaikan oleh Yustam, petani dari Pati, Jawa Tengah. Menurutnya pe­tani di daerahnya telah me­ma­hami pola permintaan selama pu­asa dan menjelang lebaran. Dia me­negaskan curah hujan yang sangat tinggi selain memicu per­tumbuhan penyakit tanaman juga membatasi jam kerja petani di lahan. “Kami berharap Pe­me­rin­tahbisa menjaga agar harga jual ha­sil panen dapat stabil. De­mi­kian juga dengan ketersediaan sa­rana produksi, se­perti pupuk dan benih serta tek­nologi pertanian seperti alat mesin per­tanian supaya kami lebih efektif dan efisien dalam pro­duk­si,” ujarnya.

Sejak awal Januari 2026 Bad­an Pusat Statistik (BPS) telah mem­berikan peringatan agar se­jumlah komoditas pangan ter­ma­suk cabai rawit untuk diantisipasi ka­rena berpotensi memicu in­flasi. “Komoditas ini mungkin da­pat kita segera antisiasi, ka­re­na kita sudah mulai memasuki bu­lan Ramadan, di bulan depan ini,” kata Deputi Bidang Sta­tis­tik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rapat Koor­dinasi Pengendalian Inflasi Dae­rah yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per­te­ng­ahan Januari lalu.

Menurut pakar pertanian IPB University, Prof. Bayu Krisnamurti, petani memegang per­anan sentral dalam sistem pa­ng­an, khususnya untuk pangan segar seperti sayur dan buah. “Tanpa produksi dari petani, ti­dak akan ada pangan,” ujarnya.

Menurt Bayu, sistem pa­ng­an Indonesia saat ini me­ng­ha­dapi tantangan struktural yang se­makin berat, mulai dari krisis iklim, degradasi dan ke­ter­ba­tas­an lahan, hingga minimnya in­frastruktur pendukung seperti cold chain, alat angkut, dan gu­dang penyimpanan. Tan­ta­ng­an-tantangan ini tidak bisa diatasi hanya di tingkat petani, mel­a­in­kan memerlukan pendekatan sis­temik berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.”Inovasi berbasis riset menjadi sangat penting, bahkan kritikal, untuk meng­ha­dapi berbagai tantangan ter­se­but,” kata Bayu.

Bayu menegaskan, peran ino­vasi khususnya di sektor per­benihan dan penanganan pas­capanen sebagai salah satu kunci ke­berlanjutan. Benih yang tahan kek­eringan, tahan genangan, atau mampu me­ni­ng­katkan pro­duk­tivitas akan sangat me­nen­tukan masa depan usaha tani, te­ru­tama daam meng­hadapi ke­ti­dakpastian ik­lim. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper