Mata Banua Online
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Harga Migor Sejumlah Daerah Naik

by Mata Banua
20 April 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
HARGA NAIK – Harga minyak goreng (migor) di sejumlah daerah mengalami kenaikan. Harga tertinggi ada yang menyentuh Rp60 ribu per liter di Kabupaten Intan Jaya, Papua.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Badan Pusat Sta­tis­tik (BPS) mencatat harga min­yak goreng (migor) di sejumlah dae­rah mengalami kenaikan pada pe­kan ketiga April 2026.

Adapun harga tertinggi di­la­por­kan menyentuh Rp60 ribu per li­ter di Kabupaten Intan Jaya, Pa­pua. Sementara itu, harga te­ren­dah tercatat sebesar Rp15.500 per li­ter, yang masih berada di ki­sar­an harga acuan nasional.

Berita Lainnya

Belum Ada Titik Temu Kenaikan UMP 2026

OJK Minta BUMN Ikut Kucurkan KUR

12 Mei 2026
DPRD Banjarmasin Tindak Lanjuti Sanksi TPAS Basirih

DPRD Banjarmasin Tindak Lanjuti Sanksi TPAS Basirih

12 Mei 2026

Secara nasional, rata-ata har­ga minyak goreng dari seluruh ka­tegori, baik curah, premium, mau­pun Minyakita, ikut me­ra­ng­kak naik dari sekitar Rp19.358 per liter menjadi Rp19.592 per liter.

Untuk Minyakita, harganya ter­catat di kisaran Rp15.982 per li­ter, sedikit di atas harga eceran ter­tinggi (HET) yang ditetapkan se­be­sar Rp15.700 per liter.

Kenaikan harga ini terjadi sei­ring meluasnya wilayah yang me­ngalami tekanan. Deputi Bi­dang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebut jum­lah daerah yang mengalami ke­na­ikan harga minyak goreng me­ningkat signifikan dalam se­pe­kan terakhir.

“Minyak goreng, ini sebagai ca­tatannya, ini peningkatannya terj­adi pada 207 kabupaten/kota. Se­ngaja kami memberikan tanda se­ru, karena pad minggu ke­du­a­nya itu hanya 177 kabupaten/ko­ta, sekarang menjadi 207 ka­bu­pa­ten-kota,” ujar Ateng dalam Ra­pat Koordinasi Pengendalian In­flasi Daerah Tahun 2026, Se­nin (20/4).

Ia menambahkan jika di­per­sen­tasekan, kenaikan tersebut su­dah mencakup lebih dari separuh wi­layah Indonesia. “Kalau di­per­sentasekan, itu sebesar 57,50 per­sen wilayah Indonesia yang me­ngalami peningkatan harga min­yak gorengnya,” kata dia.

Secara keseluruhan, harga min­yak goreng nasional memang ti­dak melonjak tajam, namun te­tap mengalami kenaikan sebesar 1,21 persen dibandingkan pe­ri­o­de sebelumnya.

Di sisi lain, Direktur Bina Pa­sar Dalam Negeri Direktorat Jen­deral Perdagangan Dalam Ne­geri (PDN) Kementerian Per­da­ga­ngan (Kemendag) Nawandaru Dwi Putra menyampaikan harga Min­yakita juga mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. “Terkait dengan perkembangan har­ga komoditas Minyakita, me­mag ada sedikit kenaikan dalam mi­­nggu ini, yaitu sebesar Rp15.982 per liter,” ujarnya. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper