
BANJARMASIN – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin menghadiri Kajian Muslimah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kamis (12/2).
Kajian Muslimah Sabilal Muhtadin Banjarmasin tersebut mengangkat tema “Sambut Ramadhan, Raih Keberkahan Pahala, dan Perkuat Ukhuwah Islamiyah” dengan menghadirkan penceramah Hj Mardiana Muchtar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel, Hj Masrupah Syarifuddin, jajaran pengurus TP PKK Provinsi Kalsel, perwakilan organisasi perempuan lainnya.
Kajian ini diikuti jamaah perempuan dari berbagai kalangan dan bersifat terbuka untuk umum, sehingga menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menambah ilmu keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin menyampaikan bahwa kehadiran para jamaah bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan di tengah peran dan kesibukan perempuan masa kini.
“Kehadiran kita di sini bukan sekadar silaturahmi biasa. Di tengah kesibukan sebagai istri, ibu maupun wanita karier, kajian ini adalah waktu bagi kita untuk `mengisi daya’ iman agar tetap kokoh menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Istri Gubernur Kalsel, H Muhidin ini juga mengapresiasi antusiasme para jamaah yang hadir dan menekankan peran strategis perempuan dalam membangun peradaban dan masa depan daerah.
“Ulun sangat mengapresiasi semangat Ibu-ibu sekalian. Ingatlah bahwa wanita adalah tiang negara. Jika wanitanya baik dan berilmu, maka insya Allah SWT akan lahir generasi masa depan Banua yang cerdas, santun dan religius dari tangan Ibu-ibu sekalian,” tuturnya.
Selain itu, Hj Fathul Jannah mengajak seluruh jamaah untuk menyimak kajian dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menyambut Ramadhan.
“Mari kita simak bersama kajian yang disampaikan oleh Ustazdah sebagai bekal dan pencerahan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan semoga ilmu yang didapat bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam pergaulan masyarakat,” katanya.
Hj Fathul Jannah juga mendoakan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa serta amalan lainnya selama Ramadhan.
“Ulun juga mendoakan semoga kita semua diberikan kesehatan badan agar dapat menjalankan ibadah puasa dan kewajiban lainnya dengan sempurna dan semoga pertemuan ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Sementara itu, Hj Mardiana Muchtar dalam ceramahnya mengajak seluruh jamaah untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual dan mental.
Hj Mardiana menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik bagi setiap muslimah untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberkahan Ramadhan dapat diraih dengan hati yang bersih, niat yang tulus serta komitmen untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Ramadhan adalah bulan pendidikan bagi jiwa. Di bulan inilah kita dilatih untuk menahan diri, memperbanyak sabar serta memperkuat keikhlasan dalam beribadah, maka mari kita sambut dengan persiapan terbaik, agar setiap amal bernilai pahala berlipat ganda,” tuturnya.
Hj Mardiana juga mengingatkan pentingnya peran perempuan sebagai madrasah pertama bagi keluarga sehingga nilai-nilai keislaman yang dipelajari dapat diterapkan di rumah dan diwariskan kepada anak-anak.
Ia berharap melalui kajian ini, para muslimah semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta Banua Kalsel.
Kajian Muslimah ini diharapkan menjadi sarana peningkatan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kaum perempuan dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kesiapan. rfq/adpim/ani

