Mata Banua Online
Kamis, Februari 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

RKPD 2027 Kalsel Didorong Percepat Penurunan Kemiskinan

by Mata Banua
11 Februari 2026
in Pemprov Kalsel
0

 

Sekdaprov Kalimantan Selatan, H Syarifuddin saat menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka forum konsultasi publik (FKP) dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Provinsi Kalsel tahun 2027

BANJARBARU – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin menyatakan pihaknya menargetkan percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyusunan RKPD Tahun 2027.

Berita Lainnya

Gubernur Kalsel Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjir

Gubernur Kalsel Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjir

11 Februari 2026
Gubernur Hadiri Haul Jamak Para Muassis Ponpes Ma’arif Assunniyyah

Pemprov Kalsel Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

11 Februari 2026

“RKPD 2027 merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian Asta Cita Presiden Republik Indonesia, termasuk target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2029,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (11/2).

Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada tahun 2025 mencapai 6,2 persen yang menunjukkan kinerja positif pembangunan daerah.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pembangunan di Kalimantan Selatan. Namun, angka tersebut tetap menjadi tantangan bagi kita untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya pada Forum Konsultasi Publik 2027 di Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (10/2).

Menurut Syarifuddin, secara historis pertumbuhan ekonomi daerah belum pernah mencapai target optimistis yang ditetapkan pemerintah pusat dan capaian tertinggi sebelumnya berada pada angka 6,9 persen pada tahun 2011.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga menargetkan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran sebagai indikator utama pembangunan daerah.

“Persentase penduduk miskin ditargetkan turun hingga kisaran 1,64 persen sampai 2,6 persen pada tahun 2029, sementara tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada pada kisaran 3,27 persen hingga 3,97 persen. Target ini membutuhkan kebijakan pembangunan yang terarah dan terukur,” jelasnya.

Ia menegaskan, strategi pembangunan daerah akan difokuskan pada penguatan investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi. MC Kalsel/dam/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper