
BANJARMASIN – Pimpinan Wilayah Kalimantan Selatan sekaligus Pimpinan Cabang Fatayat Nahdatul Ulama (NU) masa khidmat 2025 -2030 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum PP Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jumat (18/1) sore.
Margaret mengatakan Fatayat NU bukan sekadar organisasi perempuan muda Nahdatul Ulama. Fatayat NU merupakan wadah penggerak sosial yang tujuan utamanya melindungi anak, memberdayakan perempuan, menguatkan keluarga dengan prinsip toleransi dan keadilan gender.
“Fatayat NU fokus tentang isu pemberdayaan wanita dan perlindungan anak. Fatayat hadir di semua kabupaten kota bersama pemerintah dalam memperbaiki mendampingi masalah perempuan dan anak, ” katanya usai acara.
Ia juga ingin Fatayat mengawasi dalam penyusunan kebijakan pemerintah sehingga dapat memperjuangkan hak dan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.
“Makanya Fatayat bisa berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Perempuan anak sehingga dapat selalu hadir dan empati mendampingi perempuan dan anak yang tersandung kasus kekerasan atau hukum, “jelasnya
Tak hanya itu, Fatayat NU juga memberikan kebebasan kadernya dalam dunia politik sepanjang itu bisa memperjuangkan isu-isu kemashalatan umat seperti perlindungan dan perberdayaan perempuan dan anak.
“Di antara teman- teman yang masuk politik atau DPRD harus memperjuangkan isu tentang pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak, “tuturnya.
Sementara, Pimpinan Wilayah Fatayat NU Kalsel, Hilyah Aulia mengatakan, siap hadir dan memberikan pendampingan terhadap perempuan dan anak yang tersandung kasus kekerasan. ” Ada beberapa kasus kekerasan anak dan perempuan yang kami dampingi hingga mereka mendapatkan keadilan, “katanya
Hilyah yang merupakan anggota DPRD Kota Banjarmasin juga mengakui bahwa Fatayat juga tidak mengekangnya dalam berpolitik. ” Dalam Fatayat NU banyak juga anggota yang menjadi kader partai namun mereka tidak berpolitik praktis dan hanya fokus pada visi Fatayat yakni perlindungan perempuan dan anak,” ujarnya. via

