Mata Banua Online
Minggu, Februari 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Fatayat NU Kalsel Perjuangkan Hak Perempuan dan Anak

by Mata Banua
18 Januari 2026
in Banjarmasin
0
G:\2026\Januari\19 Januari 2026\5\Hal 5\Pelantikan PW Fatayat NU Kalsel dan PC Fatayat NU masa khudmat 2025-2030.jpg
PELANTIKAN PW Fatayat NU Kalsel dan PC Fatayat NU masa khidmat 2025-2030 dilakukan Ketua Umum PP Fatayat NU Hj Margaret Aliyatul Maimunah.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Pimpinan Wilayah Kalimantan Selatan sekaligus Pimpinan Cabang Fatayat Nahdatul Ulama (NU) masa khidmat 2025 -2030 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum PP Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jumat (18/1) sore.

Margaret mengatakan Fatayat NU bukan sekadar organisasi perempuan muda Nahdatul Ulama. Fatayat NU merupakan wadah penggerak sosial yang tujuan utamanya melindungi anak, memberdayakan perempuan, menguatkan keluarga dengan prinsip toleransi dan keadilan gender.

Berita Lainnya

Pengisi Stand Pasar Wadai Ramadan Diseleksi

Pengisi Stand Pasar Wadai Ramadan Diseleksi

12 Februari 2026
Dispora Kalsel Gelar Bintek Penggunaan Sistem Informasi Keolahragaan Kalsel

Dispora Kalsel Gelar Bintek Penggunaan Sistem Informasi Keolahragaan Kalsel

12 Februari 2026

“Fatayat NU fokus tentang isu pemberdayaan wanita dan perlindungan anak. Fatayat hadir di semua kabupaten kota bersama pemerintah dalam memperbaiki mendampingi masalah perempuan dan anak, ” katanya usai acara.

Ia juga ingin Fatayat mengawasi dalam penyusunan kebijakan pemerintah sehingga dapat memperjuangkan hak dan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.

“Makanya Fatayat bisa berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Perempuan anak sehingga dapat selalu hadir dan empati mendampingi perempuan dan anak yang tersandung kasus kekerasan atau hukum, “jelasnya

Tak hanya itu, Fatayat NU juga memberikan kebebasan kadernya dalam dunia politik sepanjang itu bisa memperjuangkan isu-isu kemashalatan umat seperti perlindungan dan perberdayaan perempuan dan anak.

“Di antara teman- teman yang masuk politik atau DPRD harus memperjuangkan isu tentang pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak, “tuturnya.

Sementara, Pimpinan Wilayah Fatayat NU Kalsel, Hilyah Aulia mengatakan, siap hadir dan memberikan pendampingan terhadap perempuan dan anak yang tersandung kasus kekerasan. ” Ada beberapa kasus kekerasan anak dan perempuan yang kami dampingi hingga mereka mendapatkan keadilan, “katanya

Hilyah yang merupakan anggota DPRD Kota Banjarmasin juga mengakui bahwa Fatayat juga tidak mengekangnya dalam berpolitik. ” Dalam Fatayat NU banyak juga anggota yang menjadi kader partai namun mereka tidak berpolitik praktis dan hanya fokus pada visi Fatayat yakni perlindungan perempuan dan anak,” ujarnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper