Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen

by Mata Banua
22 Oktober 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Oktober 2025\23 Oktober 2025\7\7\hal 7 - 2 klm (Bawah).jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Pemerintah resmi me­nu­runkan harga pupuk bersubsidi hi­ng­ga 20 persen mulai Rabu (22/10), tan­pa menambah anggaran subsidi dari Ang­garan Pendapatan dan Belanja Ne­gara (APBN).

Langkah bersejarah ini menjadi im­plementasi langsung dari arahan Pre­siden Prabowo Subiato kepada Men­teri Pertanian Amran Sulaiman un­tuk menata ulang sistem pupuk na­si­­onal secara menyeluruh, mulai dari de­regulasi, efisiensi industri, hingga peng­awasan distribusi di lapangan.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

22 April 2026
Siap-siap Harga Minyakita Naik

Siap-siap Harga Minyakita Naik

22 April 2026

“Hari ini diumumkan atas arahan Ba­pak Presiden, hari Rabu, di­u­mum­kan, harga pupuk turun 20 persen, ber­laku mulai hari ini. Ini adalah berita gem­bira,” ujar Amran dalam kon­fe­ren­si pers di Kementan, Jakarta Se­la­tan, Rabu (22/10).

Penurunan harga ini merupakan per­tama kali dalam sejarah program pu­puk bersubsidi di Indonesia. Ke­bi­jakan tersebut ditetapkan melalui Ke­pu­tusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 dan ber­laku untuk seluruh jenis pupuk.

Harga pupuk urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per ki­lo­gram (kg), NPK dari Rp2.300 men­jadi Rp1.840 per kg, NPK kakao dari Rp3.300 menjadi Rp2.640 per kg, ZA khusus tebu dari Rp1.700 men­jadi Rp1.360 per kg, dan pupuk or­gani dari Rp800 menjadi Rp640 per kg.

Kebijakan ini secara langsung akan dirasakan oleh lebih dari 155 juta penerima manfaat, termasuk pe­tani dan keluarganya di seluruh In­do­nesia.

Menurut Amran, penurunan har­ga ini dilakukan bersamaan dengan pe­nambahan volume pupuk ber­sub­sidi sebesar 700 ribu ton hingga 2029. “Ini tidak menambah anggaran APBN. Tetapi menurunkan harga 20 per­sen. Inilah hasil dari efisiensi, efek­tif, produktif,” katanya.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut me­rupakan bagian dari revitalisasi sek­tor pupuk yang dimulai dari perintah Prabowo agar distribusi pupuk tidak la­gi berbelit. Sebelumnya, penyaluran pu­puk diatur melalui 145 regulasi, de­ngan keharusan tanda tangan dari 12 men­teri, 38 gubrnur, dan 514 bupati/wali kota sebelum pupuk bisa di­sa­lurkan.

“Dulu harus 12 menteri yang se­tujui, kemudian gubernur seluruh In­do­nesia tanda tangan, dan 514 bupati ser­ta wali kota juga tanda tangan. Re­gulasi yang mengikat 145 regulasi. Atas instruksi Bapak Presiden, se­karang dari Kementerian Pertanian ke pa­brik, pabrik langsung ke petani. Pe­tani seluruh Indonesia menikmati,” ujar Amran.

Dari hasil perbaikan tata kelola ter­sebut, Kementan berhasil me­ng­hemat anggaran hingga Rp10 triliun. Selain efisiensi, langkah ini juga me­nurunkan biaya produksi pupuk s­e­besar 26 persen dan meningkatkan pro­yeksi laba PT Pupuk Indonesia (Per­­sero) hingga Rp7,5 triliun pada 2026.

Amran menyebut pemerintah juga mem­perkuat pengawasan agar pe­nu­runan harga ini benar-benar dirasakan pe­tani. Ia menegaskan seluruh dis­tributor dan pengecer dilarang me­na­ik­kan harga pupuk di atas ketetapan pe­merintah.

Dalam sepekan terakhir, Ke­men­tan telah mencabut izin 2.039 kios pengecer yang terbukti melakukan pela­nggaran.

“Seluruh distributor, pengecer ka­mi imbau jangan coba-coba me­naikkan harga yang telah ditetapkan pe­merintah. Kalau ini dinaikkan, kita izinnya akan dicabut. Minggu lalu kita cabut 2.039 kios pengecer di seluruh In­donesia,” ujarnya. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper