Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

YLKI Pertanyakan Harga Beras Mahal saat Stok Melimpah

by Mata Banua
21 Oktober 2025
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti anomali harga beras di tengah me­lim­pah­nya stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gu­dang Perum Bulog dalam 1 tahun masa pemerintahan Pre­siden Prabowo Subianto.

Ketua Yayasan Lembaga Kon­su­men Indonesia (YLKI) Niti Emiliana me­nuturkan bahwa pihaknya menerima ban­yak keluhan dari masyarakat terkait lon­jakan harga pangan, khususnya be­ras, yan kian memberatkan konsumen.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

22 April 2026
Siap-siap Harga Minyakita Naik

Siap-siap Harga Minyakita Naik

22 April 2026

“Konsumen mengeluhkan harga pa­ngan yang semakin mahal, terutama be­ras,” ujar Niti Selasa.

Di samping itu, YLKI juga mem­pertanyakan ketidaksesuaian antara kon­disi di lapangan dan pernyataan res­mi pemerintah mengenai ketersediaan stok yang melimpah.

“YLKI mempertanyakan mengapa har­ga beras tinggi padahal pemerintah me­ngklaim stok beras melimpah,” tu­turnya.

Padahal, Niti menekankan bahwa pe­ngendalian harga pangan merupakan ba­gian dari tanggung jawab peme­rin­tah, khususnya dalam masa pe­me­rin­tah­an Kabinet Merah Putih.

“Stabilitas harga pangan memang menjadi tanggung jawab pemerintah te­rutama pada Kepemimpinan Pak Prabowo-Gibran. Harga beras ha­rus­lah terjangkau bagi seluruh kelompok mas­yarakat karena itu adalah ke­bu­tuh­an primer,” terangnya.

YLKI juga menilai bahwa per­so­al­an kelangkaan dan harga yang tinggi ti­dak semata karena pasokan, me­la­in­kan juga imbas lemahnya pengelolaan da­ri sisi produksi hingga distribusi. “Terjadinya kenaikan dan kelangkaan be­ras menandakan bahwa tata kelola be­ras dari hulu hingga hilir masih be­lum optimal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, YLKI menegaskan bahw­a akses terhadap pangan khu­sus­nya beras, dengan harga terjangkau dan kualitas memadai merupakan hak da­sar konsumen yang harus dipenuhi oleh negara.

“Itu merupakan hak konsumen atas ketersediaan pangan beras yang mu­dah diakses dengan harga yang ter­ja­ngkau, kualitas sesuai dengan standar dan kuantitas ataupun stok yang me­ma­dai,” terangnya.Untuk itu, sambung dia, YLKI mendorong agar pemerintah me­laksanakan kewajibannya untuk me­mas­tikan hak masyarakat konsumen ter­penuhi dengan baik, termasuk pa­ngan.

Jika menengok Panel Harga Pa­ng­an Badan Pangan Nasional (B­a­pa­nas) pada Selasa pukul 09.04 WIB, ra­ta-rata harga aneka beras masih me­lam­paui harga eceran tertinggi (HET).

Untuk rata-rata beras premium di­ban­derol di level R15.835 per kilogram se­cara nasional. Begitu pula dengan ra­ta-rata harga beras medium secara na­si­onal mencapai Rp13.716 per ki­lo­gram di tingkat konsumen. Secara khu­sus, rata-rata harga aneka beras di ti­ng­kat masih melonjak di zona 3, ter­ma­suk beras SPHP. Adapun, zona 3 ter­diri atas Maluku dan Papua.

Dihubungi terpisah, pengamat per­ta­nian dari Center of Reform on Eco­no­mics (Core) Indonesia Eliza Mardian men­jelaskan bahwa tingginya harga be­ras di tingkat konsumen tak terlepas dari mahalnya ongkos produksi di sek­tor hulu. “Kalau dari sisi harga beras, ini [harga beras] di konsumen naik ka­rena ada penyesuaian dari sisi bahan b­akunya, yaitu penyesuaian harga ga­bah,” ujar Eliza. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper