Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Skema LPG 3 Kg Satu Harga Mirip Pertamax

by Mata Banua
3 Juli 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Juli 2025\4 Juli 2025\7\7\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg
HARGA GAS 3 KG – Pertamina menyatakan siap melaksanakan program LPG satu harga untuk tabung 3 kg pada 2026 setelah nantinya keluar regulasi resmi.(foto:mb/ant)

 

JAKARTA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mi­ne­ral (ESDM) Yuliot Tanjung me­ng­ungapkan skema LPG 3 kg sa­tu harga bakal mirip penjualan Per­tamax. Wacana itu ditargetkan ber­laku mulai 2026. Yuliot men­jelaskan, LPG 3 kg satu har­ga tidak berarti harga dipukul rata un­tuk seluruh wilayah Indonesia.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Menurutnya, harga di setiap pro­vinsi bakal tetap berbeda, ter­gan­tung biaya logistik. Namun, pe­netapan harga di setiap provinsi itu bakal ditetapkan oleh pe­me­rin­tah pusat atau PT Pertamina (Per­sero), selayaknya penjualan Per­ta­max. “Ini hampir sama de­ng­an [skema penjuaan] Per­ta­max, setiap daerah itu kan be­r­be­da. Tapi ditetapkan ber­da­sar­kan wilayah,” ujar Yuliot di Kom­pleks DPR RI.

Asal tahu saja, berdasarkan Per­aturan Presiden (Perpres) No­mor 104 Tahun 2007 tentang Pen­ye­diaan, Pendistribusian, dan Pe­ne­tapan Harga LPG Tabung 3 Kg, harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg ditetapkan oleh pe­merintah daerah (pemda) ma­sing-masing.

Namun, penetapan harga oleh pemda itu harus berdasarkan pe­doman dai pemerintah pusat da­lam hal ini Kementerian ESDM dan BPH Migas. Oleh karena itu, besaran HET LPG 3 kg se­la­ma ini bisa berbeda-beda di tiap pro­vinsi atau kabupaten/kota.

Yuliot mengatakan, dengan aturan tersebut disparitas harga an­tara derah sangat jauh. Dia men­yebut di daerah tertentu, harga gas melon itu bisa dipatok Rp50.000 per tabung. Padahal, ideal­nya harga jual LPG 3 kg itu bisa di bawah Rp20.000 per ta­bung. “Itu ada di satu daerah itu harga LPG itu bisa Rp50.000 per tabung. Jadi pa­dahal itu kan ka­lau harga yang ditetapkan oleh pemerintah, mi­salnya Rp14.000. Berarti kalau Rp50.000 itu kan ren­tenya cukup banyak di rantai pa­sarnya. Jadi itu yang akan dia­tur, ditetapkan itu satu harga,” je­las Yuliot. Menurutnya, saat ini pi­haknya telah menggodok aturan ter­kait penjualan LPG 3 kg satu harga tersebut. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper