
ANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Penjabat (Pj) Sekdaprov setempat, Muhammad Syarifuddin membuka Festival Cahaya Ramadhan 2025 di Atrium Qmall Banjarbaru, Jumat (7/3) siang.
Festival yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Selatan dengan pembinaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta didukung penuh oleh Bank Kalsel dan Bank Syariah Indonesia ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H.
Salah satu tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentag zakat, baik dari segi hukum, manfaat maupun pengelolaannya.
BAZNAS Kalsel berharap melalui acara ini partisipasi masyarakat dalam membayar zakat semakin meningkat sehingga lebih banyak mustahik (penerima zakat) yang dapat merasakan manfaatnya.
Gubernur Kalsel, H Muhidin dalam sambutan tertulis dibacakan Pj Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin menekankan pentingnya semangat berbagi serta peran zakat dalam mendorong perekonomian masyarakat dan membantu sesama yang membutuhkan.
“Melalui festival ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya berbagi serta bagaimana zakat dapat menjadi kekuatan yang menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain itu, H Muhidin juga mengapresiasi berbagai perlombaan yang digelar dalam festival ini, karena dapat menambah semarak bulan suci Ramadhan.
“Saya berharap lomba-lomba ini dapat menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan semangat dalam beribadah,” tambahnya.
H Muhidin mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kepedulian sosial dan bersama-sama membangun daerah yang lebih sejahtera dan penuh berkah.
“Marilah kita jadikan momentum ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kepedulian sosial serta bersama-sama membangun Kalsel yang lebih sejahtera dan penuh berkah,” pungkasnya.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalsel, H Irhamsyah Safari menegaskan pentingnya menjadikan momentum zakat sebagai nilai kedermawanan bagi masyarakat Kalsel.
“Kami ingin melalui festival ini mampu memperkuat pemahaman masyarakat tentang kewajiban zakat serta mendorong semangat berbagi. Zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga simbol kedermawanan dan kepedulian sosial,” ujar Irhamsyah.
Dalam kesempatan itu, BAZNAS Kalsel memberikan piagam penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengelolaan zakat di Kalimantan Selatan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Pj Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, didampingi Ketua BAZNAS Kalsel, H Irhamsyah Safari. rfq/adpim/ani

