
MAGELANG – Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto turut serta dalam Magelang Retreat 2025 di Jawa Tengah, yaitu sebuah forum strategis yang mempertemukan kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk mendiskusikan berbagai isu kebijakan nasional.
Kegiatan pada Rabu (26/2), di mulai dengan sarapan pagi di tenda masing-masing sebelum seluruh peserta mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam untuk menghadiri sesi paparan yang berlangsung di Ruang Sudirman.
Pada sesi pagi, Bupati Rahmat mengikuti pemaparan dari Menteri Kebudayaan dan Kepala Badan Haji yang di moderatori Kepala BSKDN. Diskusi ini membahas arah kebijakan kebudayaan serta penyelenggaraan haji yang lebih efisien.
Setelah itu, seluruh peserta bersiap menyambut kedatangan Wakil Presiden RI yang memberikan pengarahan terkait pembangunan daerah dan strategi pemerintahan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan sebuah pantun yang menarik perhatian peserta.
“Anak merajuk matanya merah, bertemu Pak Raden di beri kedondong, kalau sudah jadi kepala daerah, perintah presiden di patuhi dong,” ucap wapres menyampaikan pantunnya.
Pantun tersebut menyiratkan pesan bahwa sebagai kepala daerah, penting untuk selalu menaati kebijakan Pemerintah Pusat demi menjaga sinergi dan kelancaran pembangunan di daerah masing-masing. Dengan demikian, koordinasi antara Pemerintah Pusat dan daerah dapat berjalan lebih efektif demi kepentingan rakyat.
Setelah istirahat siang, Rahmat kembali mengikuti rangkaian paparan yang disampaikan berbagai pejabat penting, di antaranya Menteri HAM, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, dan Menko Bidang Politik dan Keamanan.
Diskusi yang berlangsung sore hari juga mencakup pemaparan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus serta Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.
Rahmat Trianto pun kembali menegaskan komitmennya untuk menyerap wawasan dari berbagai pemaparan yang diberikan. ris

