
BANJARBARU – Polda Kalimantan Selatan melaksanakan panen ratusan kilogram sayur program ketahanan pangan melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang di tanam dengan sistem greenhouse atau rumah kaca.
“Ada empat jenis sayur yang di panen hari ini setelah 28 hari masa tanam, yakni Pakcoy, Caisim, Bayam, dan Kangkung,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Senin (24/2).
Ia mengatakan, total ada 10 greenhouse yang di bangun Polda Kalsel bersama Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel. Adapun yang telah panen hari ini sebanyak empat greenhouse dengan sistem budidaya sayuran hidroponik.
Kapolda menyatakan, kegiatan yang mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan, termasuk menggerakkan pengurus bhayangkari yang di pimpin Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Yennie Rosyanto Yudha.
Saat ini fokus pihaknya masih memastikan tanaman jagung pada lahan seluas 120 hektare di lahan basah dapat tumbuh subur.
“Ini menjadi satu-satunya di Indonesia jagung di tanam di lahan basah, dan kami bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk risetnya,” ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, juga di bangun kolam bioflok seluas 10 hektare yang di isi budidaya bibit Ikan Gabus atau Ikan Haruan.
Selain itu, Polda Kalsel juga melaksanakan tahap penggemukan 150 ekor sapi di Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Agribisnis untuk petani kecil (Puspitek Agripeka) di Kabupaten Tanah Laut, yang nantinya sebagai ladang budidaya sapi.
Dalam program ketahanan pangan di bidang peternakan ini, Polda Kalsel menggandeng Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalsel, ULM dan PT Antang Gunung Meratus (AGM), serta pemerintah daerah. ant

