Mata Banua Online
Kamis, April 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemprov Kalsel Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadan

by Mata Banua
11 Februari 2025
in Pemprov Kalsel
0

 

Kabid Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sutikno bersama sejumlah pejabat saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi secara virtual melalui Command Centre Setdaprov Kalsel di Banjarbaru

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, H Muhidin melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan Kalsel, Sutikno menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara virtual dari Command Center Setda Kalsel, Banjarbaru, Senin (10/2).

Berita Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

1 April 2026
Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

1 April 2026

Rakor Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap pekan pada hari Senin, kali ini berlangsung di Sasana Bhakti Praja Jakarta dan dipimpin langsung Plt Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir.

Dalam arahannya, Tomsi Tohir menekankan bahwa dalam waktu dekat akan memasuki bulan suci Ramadan, di mana biasanya terjadi kenaikan harga pangan yang signifikan.

Tomsi berharap kepada semua pihak, khususnya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta Kementerian/Lembaga terkait untuk semakin memperkuat koordinasi hingga Hari Raya.

“Kami menginginkan adanya langkah-langkah konkret yang didasarkan pada analisis situasi terkini. TPID diharapkan lebih serius dalam mengantisipas potensi kenaikan harga agar inflasi tetap terkendali,” tegasnya.

Dalam rakor tersebut, berbagai narasumber juga memaparkan langkah-langkah konkret dalam upaya pengendalian inflasi di daerah untuk minggu pertama bulan Februari tahun 2025.

Beberapa narasumber tersebut diantaranya yaitu Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amelia Adininggar, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Perwakilan Kantor Staf Presiden, Brigjen Pol Djoko Prihadi, Tim Satgas Pangan Polri, Brigjen TNI Ito Hediarto, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendagri RI dan Kementerian Pertanian RI serta Perum Bulog.

Dalam pertemuan itu, berbagai strategi disusun untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di seluruh daerah, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Pemerintah daerah diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menerapkan kebijakan yang efektif guna menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Ditemui usai Rakor, Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Sutikno menyatakan bahwa Pemprov Kalsel telah mengambil langkah-langkah antisipasi kenaikan harga menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Sutikno, harga beberapa komoditas sudah mulai mengalami kenaikan di atas Indeks Harga yang Diterima (IT) atau Indeks Harga Produsen (IHP), baik untuk harga acuan penjualan maupun harga acuan tertinggi.

Lebih lanjut, Sutikno juga menjelaskan bahwa pada Januari lalu, kondisi ekonomi Kalsel cukup baik dengan hampir semua daerah mengalami deflasi.

“Selama ini, Kalsel selalu berada diposisi tertinggi dalam hal deflasi. Untuk year-on-year, kita berada di angka -0,76 persen. Namun, jika melihat month-to-month, deflasi kita mencapai -0,76 persen,” tambahnya.

Meski demikian, Sutikno mengingatkan bahwa kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri adalah sesuatu yang wajar.

Oleh karena itu, Dinas Perdagangan Kalsel berencana menggelar operasi pasar di berbagai kabupaten dan kota guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

“Kami akan terus memantau perkembangan harga dan melakukan intervensi jika diperlukan agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” tutupnya.

Hadir di command center perwakilan Kadin Kalsel, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kalsel, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Kalsel, Binda Kalsel. rfq/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper