Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Menbud RI Terpukau Dengan Museum Kayuh Baimbai

by Mata Banua
10 Februari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0

 

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon dan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat melihat Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin.ist

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin, kota berjuluk Seribu Sungai, hari ini kedatangan salah satu tamu kehormatan dari Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Kebudayaan (Menbud) Republik Indonesia Fadli Zon.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Kehadiran beliau bersama rombongan untuk mengunjungi sejumlah tempat atau kawasan wisata yang kental akan sejarah, serta kebudayaan Kota Banjarmasin.Salah satu kawasan budaya yang menarik perhatiannya adalah Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin, di mana pria yang akrab disapa Fadli itu didampingi Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina saat melaksanakan kunjungan, Sabtu (8/2).

Ujar Menbud RI, Museum Kayuh Baimbai merupakan museum yang memberikan visi atau informasi yang sangat menggambarkan Kota Banjarmasin di karenakan letaknya yang tepat berada di tepi Sungai Martapura.

“Saya melihat bahwa ini adalah salah satu museum yang memberikan visi tentang lahirnya Kota Banjarmasin yang dulu memang kota sungai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peninggalan budaya material seperti senjata-senjata tradisional menambah nilai informatif. Fadli, sapaan akrabnya, berharap keberadaan museum ini harus tetap hidup untuk menjadi jembatan bagi generasi sekarang untuk mengenal sejarah dan kebudayaan asli lokal.

“Jadi tanpa adanya museum mungkin kita kesulitan untuk menjembatani masa lalu dengan masa kini, tapi kita berharap juga ini menjadi museum yang hidup, banyak aktivitas terutama untuk literasi edukasi tentang kota, tentang sejarahnya, budayanya, peradabannya,” jelasnya.

Disisi lain, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina berharap eksistensi dari Museum Kayuh Baimbai itu dapat terus terjaga dan dirasakan oleh masyarakat untuk mengenal sejarah tentang peradaban Kota Banjarmasin.

“Oleh karena itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengembangkan museum tentang Kota Banjarmasin tersebut,” harapnya.

“Mudah-mudahan terus dikembangkan, tetap semangat, para kolektor yang ingin menitipkan barangnya yang punya nilai sejarah di museum kayuh baimbai atas saran pak menteri, mudah-mudahan bisa kita kelola dengan sebaik-baiknya,” tandas Ibnu.

Selain mengunjungi Museum Kayuh Baimbai, Menbud RI, Fadli Zon bersama rombongan juga sempat melakukan ziarah ke Makam Sultan Suriansyah dan Makan Pangeran Antasari, serta melaksanakan ibadah di Masjid Sultan Suriansyah.via/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper