Mata Banua Online
Kamis, April 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemprov Kalsel Gelar Rakor Percepatan Pembangunan 2025

by Mata Banua
5 Februari 2025
in Pemprov Kalsel
0

 

Plh Sekdaprov Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin (tengah) saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) percepatan pembangunan yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2025 di Kalsel

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Sumber Dana APBN dan Penandatanganan Surat Pernyataan TA 2025 di ruang rapat H Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Selasa (4/2).

Berita Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

1 April 2026
Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

1 April 2026

Gubernur Kalsel, H Muhidin melalui Plh Sekretaris Daerah Provinsi (Sek­daprov) Kalsel, HM Syarifuddin mengakui pentingnya koordinasi dan monitoring dalam rangka pengelolaan dana untuk pembangunan di banua.

“Pengelolaan dana APBN baik itu Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik maupun Dana Dekonsentrasi atau Tugas Pembantuan membutuhkan koordinasi yang kuat serta monitoring yang ketat agar terlaksana secara optimal,” kata Syarifuddin.

Selain itu, Plh Sekdaprov juga menekankan ketepatan waktu dalam pengelolaan dana anggaran APBN TA 2025.

“Kita perlu mengingatkan bila anggaran sudah diterima hendaknya segera dilaksanakan, karena khawatir dengan perkembangan perekonomian yang tidak menentu dan keterlambatan pelaksanaan APBN dapat berpengaruh terhadap APBD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalsel, Syafriadi hadir sebagai narasumber atau pembicara utama pada Rakor Percepatan Pembangunan Sumber Dana APBN Kalsel Tahun Anggaran 2025.

Syafriadi mengingatkan agar ditetap­kannya indikator untuk memantau DAK Fisik atau Dekon serta dana perbantuan yang bersumber dari APBN berjalan dengan baik.

“Mungkin kita bisa tetapkan indikator agar bisa memantau apakah DAK Fisik atau Dekon serta DP berjalan dengan baik di Kalsel,” katanya.

Syafriadi juga berharap agar apa yang disampaikan oleh Plh Sekdaprov Kalsel bisa dilaksanakan seperti pemetaan, percepatan dan pemenuhan dokumen.

“Kami berharap apa yang disampai­kan oleh Plh Sekdaprov Kalsel bisa dilakukan seperti pemetaan, percepatan dan juga pemenuhan semua dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pen­cairan dana APBN tersebut,” tutupnya. MC Kalsel/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper