Mata Banua Online
Kamis, Maret 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Waspadai, Banyak Developer KPR Nakal

by Mata Banua
21 Januari 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Januari 2025\22 Januari 2025\7\Halman ekonomi (22 Januari )\sdv.jpg
PEMBIAYAAN FLPP – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) merupakan BUMN berada di bawah Kementerian Keuangan, selama periode 2018-2024 telah menyalurkan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada sebanyak 709.956 unit dengan nominal mencapai Rp26,33 triliun. Sementara, penyaluran FLPP dari BP Tapera dari 2022-2024 tercatat sebanyak 655.300 unit dengan nominal sebesar Rp76,05 triliun.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membongkar praktik pengembang atau developer nakal. Jumlahnya mencapai 4.000 pengembang rumah subsidi di berbagai titik di Indonesia.

Developer itu merupakan rekanan yang menggarap rumah subsidi yang diampu oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN. Developer tersebut tidak memberikan sertifikat rumah padahal cicilannya sudah dilunasi.

Berita Lainnya

Wabup Banjar Hadiri FGD Strategi Fiskal Daerah

Istana Sebut Stok Beras Aman

11 Maret 2026
Emas Antam Naik Rp40 Ribu Jadi Rp3,087 Juta per Gram

Emas Antam Naik Rp40 Ribu Jadi Rp3,087 Juta per Gram

11 Maret 2026

“Kurang lebih 10 hari yang lalu saya mendapat beberapa kertas yang saya lihat kok ini perlu perbaikan maksimal,” kata Erick dalam Konferensi Pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa.

“Ketika masyarakat yang membutuhkan rumah dan berusaha sudah menyicil dengan mati-matian dengan segala keringatnya. Ternyata banyak juga developer yang nakal. Dimana kadang-kadang bahkan sudah selesai menyicil sertifikatnya tidak didapatkan kembali,” imbuhnya.

Dia mengaku sudah mendapat keterangan lengkap dari Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. Bahkan secara bertahap sertifikat rumah yang belum terbit sudah diurus dengan dana pribadi BTN.

“Memang hal ini selama kepemimpinan Pak Nixon dan tim sudah terus dibersihkan. Karena ini tanggung jawab moral ya, bagaimana masyarakat yang berupaya mendapatkan rumah ternyata tidak mendapatkan haknya,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Nixon menjelaskan temuan awalnya pada 2019 lalu, ada 120 ribu sertifikat rumah subsidi yang bermasalah. Ini didapat dari 4 ribu proyek rumah yang melibatkan developer dengan jumlah serupa.

“Jadi sebenarnya waktu kita ditugaskan Pak Menteri sejak 2019 kita menemukan hal ini yaitu terdapat ada 120 ribu rumah-rumah yang kita salurkan KPR lewat BTN belum memiliki sertifikat. Ada yang developernya raib, ada yang masih ada, sudah tidak tanggung jawab dan sebagainya. Kurang lebih ada 4 ribu proyek rumah atau 4 ribu developer,” tuturnya.

Sejak saat itu, kata Nixon, BTN secara bertahap menyelesaikan masalah sertifikat yang nyangkut ini. Alhasil dalam kurun waktu 5 tahun, sudah ada 80 ribu sertifikat rumah yang diterbitkan kembali.

Tak tanggung-tanggung, BTN menggunakan dana perusahaan untuk menyelesaikan masalah imbas developer nakal tersebut. “Hari ini sejak tahun 2019 kita sudah menyelesaikan 80 ribu sertifikat yang tidak jelas itu oleh upaya BTN sendiri pakai biaya BTN,” ungkapnya.

“Dan memang kita dibantu juga oleh Badan Pertanahan Nasional, kita ada kerjasama langsung dengan mereka sehingga itu prosesnya bisa jauh lebih cepat,” tambah Nixon. lp6/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper