Mata Banua Online
Minggu, Maret 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pagar Laut Tangerang Dibongkar TNI AL

by Mata Banua
19 Januari 2025
in Headlines
0

 

Pagar laut di Teluknaga, Tangerang, Banten.

JAKARTA – Penyidikan soal pagar laut 30 kilometer di Teluknaga, Tangerang, Banten akan tetap dilanjutkan meski sudah dilakukan pelonggaran kata Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Berita Lainnya

Yaqut Akhirnya Ditahan Terkait Kasus Tambahan Kuota Haji

Yaqut Akhirnya Ditahan Terkait Kasus Tambahan Kuota Haji

12 Maret 2026
Temui Jokowi, Rismon Minta Maaf Soal Tudingan Ijazah Palsu

Temui Jokowi, Rismon Minta Maaf Soal Tudingan Ijazah Palsu

12 Maret 2026

Staf Khusus Menteri KKP Doni Ismanto mengatakan pihaknya bekerja sama dengan aparat penegak hukum buat memastikan memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelesaian kasus tersebut.

Dia juga berkata kementeriannya berkomitmen memastikan semua yang berkaitan dengan pengelolaan dan perlindungan ruang laut dilakukan sesuai koridor hukum.

“Proses penyidikan terkait kasus ini terus berjalan, termasuk pemanggilan pihak-pihak yang diduga terkait,” ujar Doni, diberitakan Antara, Sabtu (18/1), yang dikutip CNNindonesia.com.

Doni bilang saat ini status pagar laut itu disegel oleh KKP sebagai barang bukti dalam proses penyidikan untuk pengungkapan pihak yang bertanggung jawab.

Sebelumnya sekitar 600 personel dari TNI Angkatan Laut dan nelayan memutuskan membongkar pagar laut itu pada Sabtu pagi. Pembongkaran dimulai dari garis pantai Tanjung Pasir di Teluknaga hingga berakhir di pesisir pantai Kronjo.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama I Made Wira Hady mengatakan pembongkaran ditarget selesai selama 10 hari secara bertahap sekitar 2 kilometer per hari.

Menurut Doni pihaknya mengapresiasi peran aktif TNI Angkatan Laut yang mendukung kepentingan nasional di sektor kelautan dan perikanan. Namun dia menyayangkan pembongkaran pagar laut dilakukan tanpa koordinasi KKP dan berpotensi mengaburkan proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami berharap seluruh pihak terkait, dapat memperkuat koordinasi ke depan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya mendukung kepentingan bersama, tetapi juga sejalan dengan aturan hukum yang berlaku,” ucapnya.

KKP dikatakan tetap berkomitmen menjaga sinergi dengan TNI AL dan semua pemangku kepentingan lainnya demi menjaga kedaulatan laut Indonesia dan memastikan keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.

“Berbekal komunikasi dan kerja sama yang baik, kami yakin tantangan ini dapat diselesaikan secara efektif untuk kepentingan masyarakat dan negara,” katanya. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper