Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Stok Daging Dijanjikan Tak Terganggu Kasus PMK

by Mata Banua
12 Januari 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Januari 2025\13 Januari 2025\7\Halman ekonomi (13  Januari )\master 7.jpg
STOK DAGING AMAN – Ketersediaan daging sapi dan kerbau untuk kebutuhan bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/Lebaran 2025 diklaim dalam kondisi aman, meski sekarang ada beberapa daerah sentral sapi merebak kasus penyakit mulut dan kuku (PMK).(foto:mb/ant)

JAKARTA – Kementerian Pertanian atau Kementan menjamin ketersediaan daging sapi dan kerbauuntuk kebutuhan bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/Lebaran 2025 dalam kondisi aman.

Meski merebak kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa wilayah, Kementan yakin hal tersebut tidak membuat stok daging sapi selama Ramadhan terganggu.

Berita Lainnya

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

26 April 2026
Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

26 April 2026

“Pemerintah menjamin bahwa ketersediaan daging untuk bulan puasa maupun Lebaran 2025 insyaAllah tercukupi,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda di Yogyakarta.

Agung menjelaskan bahwa mengenai pemenuhan kebutuhan daging untuk puasa dan lebaran mendatang, pemerintah telah menghitung berdasarkan neraca komoditas.

Selain itu, pemerintah juga masih menambah stok dengan mengimpor daging sapi bakalan maupun kerbau dari luar negeri. “Termasuk dari produksi (daging) dalam negeri. Jadi, tidak perlu khawatir, kasus PMK ini akan terus kita endalikan,” ucapnya.

Agung mengakui terjadi peningkatan kasus PMK di willayah Indonesia, tapi jumlahnya masih jauh lebih kecil apabila dibandingkan ketika wabah PMK merebak pada 2022.

Mengacu pengalaman pada 2022, dia menilai ketersediaan daging sapi maupu kerbau untuk kebutuhan di bulan puasa dan lebaran kala itu masih tetap aman.

“PMK ini kematiannya juga sebetulnya tidak terlalu tinggi. Tingkat kematiannya di bawah 2 persen, tetapi memang penyebarannya yang sangat cepat dan kerugian ekonomi cukup besar,” jelasnya.

Agung mengatakan pemerintah sudah menyediakan 4 juta dosis vaksin PMK yang akan didistribusikan ke daerah-daerah berisiko tinggi, termasuk Jawa Tengah dan DIY.

“Kunci dari pencegahan PMK ini adalavaksinasi. Saat ini, ada lima jenis vaksin PMK yang telah mendapatkan nomor registrasi, termasuk dua yang diproduksi di dalam negeri,” ujarnya.

Dia menambahkan pada 3 Januari 2025, Menteri Pertanian telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota terkait kewaspadaan dini peningkatan kasus penyakit hewan menular strategis (PHMS) termasuk PMK.

Dalam surat edaran itu kepala aerah diimbau melakukan peningkatan pengawasan lalu lintas ternak dan melaksanakan mitigasi risiko utamanya di tempat penampungan hewan dan pasar hewan.

“Jika terjadi kasus PMK di pasar hewan, maka diperlukan upaya untuk melakukan penutupan pasar hewan sementara, kurang lebih selama 14 hari, yang disertai dengan tindakan pembersihan dan desinfeksi,” kata Agung. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper