Mata Banua Online
Selasa, April 21, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Inflasi Beras Terjadi Ditingkat Grosir dan Eceran

by Mata Banua
2 Januari 2025
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap harga beras mengalami inflasi, baik di tingkat grosir maupun dan eceran pada Desember 2024.

Deputi Bidang Statistik Dis­tri­busi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan bahwa ti­ng­kat inflasi beras di grosir dan ecer­an mengalami kenaikan, baik se­ca­ra bulanan (month-to-month/mtm) dan tahunan (year-on-year/yoy.

Berita Lainnya

Harga Migor Sejumlah Daerah Naik

Harga Migor Sejumlah Daerah Naik

20 April 2026
Harga LPG 12 Kg Naik, Jadi Rp228.000-Rp285.000 per Tabung

Harga LPG 12 Kg Naik, Jadi Rp228.000-Rp285.000 per Tabung

20 April 2026

“Untuk tingkat grosir terjadi in­flasi [beras] sebesar 0,24% se­ca­ra month-to-month [mtm], dan 0,2% secara year-on-year [yoy],” kata Pudji dalam Rilis BPS, Kamis.

BPS mencatat rata-rata harga be­ras di grosir mencapai Rp13.485 per kilogram pada De­sem­ber 2024. Padahal di bulan se­be­lumnya, rata-rata harga beras di tingkat grosir adalah Rp13.453 per kilogram. Begitu pun di tingkat eceran yang me­ng­alami inflasi.

Pudji mengungkap inflasi be­ras mencapai 0,2% mtm dan 2,58% yoy. Secara rata-rata, har­ga beras di eceran naik dari Rp14.538 per kilogram pada No­vem­ber 2024 menjadi Rp14.574 per kilogram pada Desember ta­hun lalu.

“Yang perlu kita cat bersama ba­ha harga beras yang kami sam­pai­kan merupakan rata-rata harga be­ras yang mencakup berbagai ku­a­litas beras dan juga mencakup se­luruh wilayah di indonesia,” je­lasnya.

BPS juga menyampaikan ra­ta-rata harga beras di pe­ng­gi­li­ng­an ikut naik 0,89% secara bu­lan­an pada Desember 2024. Na­mun secara tahunan, terpantau tu­run 3,63% yoy.

Sementara itu, rata-rata harga ga­bah di tingkat petani pada De­sember 2024 mengalami ke­na­ik­an secara bulanan. Untuk rata-ra­ta harga gabah kering panen (GKP)naik 0,87% mtm dari Rp6.303 per kilogram pada No­vem­ber 2024 menjadi Rp6.357 per kilogram pada Desember 2024.

Secara tahunan, BPS me­n­ca­tat rata-rata harga GKP turun 5,47% yoy pada Desember 2024. Kemudian, rata-rata harga ga­bah kering giling (GKG) men­capai Rp7.034 per kilogram pada De­sember 2024. Angkanya naik di­bandingkan bulan sebelumnya ya­ng bernilai Rp6.984 per ki­lo­gram “Gabah kering giling [GKG] naik 0,71% mtm, dan tu­run sebesar 8,9% yoy,” je­las­nya. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper